Jika Balita Batuk dan Bersin di Lengan Baju

Jika Balita Batuk dan Bersin di Lengan Baju Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda
Dibanding kebiasaan lama yakni batuk atau bersin dengan menutup mulut, kebiasaan baru menggunakan lengan baju untuk memperkecil risiko penularan penyakit. Antara lain, karena kuman penyakit penyebab pilek dan flu lebih tidak tahan hidup di bahan kain daripada di kulit manusia yang hangat dan lembap.

Orangtua sebaiknya:
Selalu mengingatkan anak pada kebiasaan baru ini. Misalnya, dengan  melekatkan gambar tempel yang menarik di bagian dalam lengan baju atas saat ia dalam kondisi kurang sehat sehingga balita ingat ke mana harus mengarahkan mulutnya saat batuk atau bersin.
  • Sediakan saputangan dengan gambar yang anak sukai. Untuk anak yang cenderung menutup mulutnya dengan tangan, ia akan merasa ‘ditemani’ tokoh favoritnya tersebut dan akan memakainya untuk menutupi wajahnya saat bersin.
  • Jelaskan proses penularan penyakit melalui udara. Gunakan gambar kartun sehingga balita mudah mengerti.  
  • Periksa 'hasil' bersin. Gunakan kain polos saat Anda atau balita bersin, kemudian lihat berapa banyak bercak di kain. Jelaskan bahwa di bercak itu terdapat beribu-ribu kuman, sehingga balita bisa memperkirakan berapa banyak kuman yang dapat dicegah penyebarannya dengan menutup wajahnya saat bersin.
  • Kenalkan jurus jitu untuk menghalangi penyebaran kuman penyakit.  Misalnya, minta balita membayangkan dirinya seperti pahlawan favoritnya saat mereka mengangkat tangan untuk menyembunyikan wajahnya sebelum beraksi.




Komentar

200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda