I Daftar Baru I I
Psikologi
Cita-cita Balita
Sekarang ingin jadi robot, lain waktu ingin jadi pak pos. Apa pun cita-cita balita, arahkan dia.

Paham konsep waktu. Bertanya soal cita-cita pada anak usia ini, Anda tak akan mendapat jawaban seperti yang Anda harapkan. Sesekali buah hati Anda memberikan jawaban yang 'ajaib', misalnya ingin jadi princess, atau jadi tukang sapu yang memiliki sapu yang bisa terbang. Maklum, pemahaman anak usia 3 tahun tentang masa depan masih sangat minim. Ia hanya paham konsep waktu “sekarang”, “nanti” dan “besok”.
 
Balita usia 4 tahun, selain paham hari ini, nanti dan besok, juga mulai paham besoknya lagi. Cita-cita bagi anak usia ini masih merupakan sesuatu yang belum bisa dipahami. Membayangkan dirinya dalam fisik dewasa dengan pekerjaan yang menghasilkan uang, bukan kemampuan anak usia ini. Untuk punya satu cita-cita, butuh kemampuan berpikir abstrak, yang baru dicapai anak di usia 7 tahun. Untuk punya cita-cita, beberapa hal harus dipahami anak, yaitu
•  Paham konsep waktu mendatang.
•  Paham berbagai profesi atau pekerjaan yang diinginkan.
•  Berpikir abstrak, membayangkan dirinya menjadi orang dewasa yang punya pekerjaan tertentu.
    
Anda sangat diharapkan bijak menanggapi balita menyatakan cita-citanya dari yang nyata sampai tak masuk akal sekali pun. Sesekali ia akan menjawab ingin jadi pak pos, lain waktu ingin seperti ayah atau bunda, suatu saat ingin jadi Dora. Apa pun cita-citanya, arahkan anak pada perilaku baik yang dibutuhkan untuk menjadi sesuatu yang dicita-citakannya. Kenal sifat anak, dan dorong dia untuk terus mengembangkan diri.

Baca juga:
Menanggapi Cita-cita Balita



Komentar
Input komentar
200 karakter tersedia
* Dengan mengklik tombol "kirim" diatas berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda
Home - Member Area - Contact Us - Privacy Policy & Disclaimer - Site Map
Portal ini berisi informasi yang bersifat umum dan tidak ditujukan menggantikan saran dokter, psikolog, konselor, terapis dan ahli lainnya.
Konsultasikan keluhan atau masalah spesifik anak Anda dan keluarga kepada ahli.
Copyright © 2012 - 2013 Ayahbunda. All rights reserved.
Dilarang menyalin, mempublikasikan dan mengutip sebagian atau seluruh isi portal tanpa seizin Ayahbunda.
Tampilan terbaik gunakan IE 7+ / Mozilla Firefox 3+