Daging Untuk Makanan Bayi

Daging Untuk Makanan Bayi  Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda
Daging bisa diberikan pada bayi sejak mulai mendapat makanan pendamping ASI (MPASI). Namun, mengingat terlalu banyak asupan protein dapat membebani kerja ginjal, berikan sedikit demi sedikit atau bertahap sesuai usia bayi. Jangan lupa campur dengan bahan makanan lain.

Ayam atau sapi? Daging ayam dan daging sapi sama jagoannya. Yang penting makin halus, makin mudah zat besinya diserap tubuh bayi. Pastikan juga daging benar-benar matang, namun tida kering atau overcooked hingga cita rasanya hilang. Daging bebek dan kalkun bisa diberikan pada bayi.

Harus higienis! Daging adalah media berkembangbiaknya bakteri. Untuk memperkecil resiko kontaminasi bakteri dari daging ke makanan lain, lakukan:
  • Gunakan pisau dan talenan berbeda untuk daging dan untuk sayur/buah. Cuci bersih dan keringkan.
  • Cuci tangan dengan benar sebelum dan sesudah memgang daging mentah.
  • Cairkan daging beku di lemari pendingin atau chiller, bukan di ruang terbuka.
  • Jenis pengolahan paling tepat:
  • Panggang: membuat kandungan gizi daging tetap terjaga, lebih baik lagi jika dipanggang dalam wadah tertutup.
  • Rebus/tim.kukus: menghilangkan beberapa zat gizi akibat larut dalam air rebusan atau dalam air kaldu daging sendiri. Karena itu, jangan buang kaldu daging, apalagi jika bayi suka aromanya.
  • Crockpot atau slow-cooker: ideal untuk membuat purem prosesnya butuh waktu 6-8 jam.
Pantau alergi! Seperti beberapa jenis makanan lain, daging juga berpotensi menimbulkan reaksi alergi, khusunya jika ada riwayat alergi dalam keluarga. Untuk memantau kekuatan tubuh bayi konsumsi daging, perkenalkan jenis daging satu per satu. Berikan kurang lebih 4 hari berturut-turut, sambil memantau kemungkinan timbulnya reaksi alergi, dalam bentuk ruam kulit atau gangguan pencernaan seperti diare. Jika aman, silahkan beralih ke jenis daging lain.

Hindari daging olahan, seperti  sosis, bakso, korned atau  nugget siap saji, karena selain tinggi garam, juga mengandung pengawet dan bahan kimia lain yang merugikan kesehatan. Selain itu, daging  domba atau kambing sebaiknya tidak diberikan, karena berefek panas terhadap pencernaan. (me)

Ide menu makanan bayi:
- Pot Ayam
- Bubur Daging Sayur
- Baby Lasagna
- Kentang Kukus Daging Cincang







Komentar

200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda

>  5 Tanda Autistik   89484   
>  Dana Pribadi Ibu Bekerja   30407   
>  Mengasuh Anak Autis   21626   
>  Kriteria Pengasuh yang Baik   18299