Bayi Baru Lahir: Menangis Terus

Bayi Baru Lahir: Menangis Terus Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda

Malam pertama Anda bersama bayi di rumah penuh kehebohan?! Tak apa-apa, ini masa adaptasi bagi Anda dan bayi.

Selamat jadi Ayah dan Bunda! Frustasi hadapi tangis bayi yang tiada henti di hari pertama pulang ke rumah? Jangan khawatir, ini bukan pertanda kegagalan Anda. Jika Anda menyusui secara eksklusif, ini adalah bagian dari reaksi “demand” (permintaan) yang penting ada di fase awal produksi ASI Anda. Jika Anda memenuhi permintaan bayi dengan segera menyusuinya (dengan hati ikhlas tentunya) tak lama kemudian, produksi ASI Anda akan menyesuaikan dengan kebutuhan bayi.

Tangis bayi tak hanya menjadi caranya untuk mengungkapkan kebutuhan minum. Ini bisa jadi juga caranya menyatakan popoknya sudah penuh. Meskipun lebih praktis dengan popok sekali pakai, tapi untuk pengalaman pertama, kami anjurkan Anda memakaikan bayi popok kain. Dengan demikian Anda akan mendapatkan “feel” seberapa sering bayi harus ganti popok.

Tangis bayi juga bisa jadi caranya menyatakan ia butuh pelukan Anda. Dekaplah dengan nyaman lalu nyanyikan lagu yang menenangkan. Jika Bunda butuh istirahat, Ayah pasti juga bisa melakukannya.

Pada awalnya memang menyibak bahasa tangis, seolah teka-teki silang yang agak sulit dipecahkan. Tapi percayalah, kedekatan Anda dengannya, tak hanya memudahkan Anda memahami bahasa tangis, melainkan juga membangun rasa aman. Sebuah fondasi penting untuk hari-hari pertamanya … Selamat Datang Anakku!

Andi Maerzyda A. Th., koordinator Ayahbunda-Online, ibu dari Annisa Keya (3 tahun)




Komentar

200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda

>  Ayah pun Ikut Menyusui   32579   
>  7 Mitos Tentang Ayah   20577   
>  Melatih Memori Bayi   5037   

 
 border=
Berat Badan Berlebih
Apakah saat hamil Anda mengalami kenaikan berat badan yang berlebihan?
Ya
Tidak