Menangani Mata Bayi Merah

Menangani Mata Bayi Merah  Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda
Konjungivitis atau mata merah yang sebenarnya pink eye ini adalah peradangan atau inflamasi pada konjungtiva, yaitu selaput bening atau selaput mukosa tipis yang melapisis atau menutupi bagian warna putih pada mata dan permukaan bagian dalam kelopak mata.

Konjungivitis dapat menyebar begitu cepat sehingga menyebabkan mata rusak. Jadi, ketika mata bayi menunjukkan gejala-gejala Konjungivitis, tak perlu pikir panjang, segera ke dokter.

Penyebab:

  • Virus, umumnya dari jenis Adenovirus.
  • Bakteri atau kuman, seperti Staphylococcus dan Streptococcus.
  • Jamur, meski sangat jarang kasusnya.
  • Alergi pada cuaca atau debu.
  • Bahan kimia seperti sabun, kosmetik, atau khlorin.
  • Benda asing yang masuk ke mata.
Gejala:
  • Bayi sering mengedipkan atau mengucek mata karena tidak nyaman, terasa gatal.
  • Mata merah, juga di again dalam kelopak mata.
  • Pembengkakan di daerah mata, karena pembesaran pembuluh darah di konjungtiva dan sekitarnya sebagai reaksi nonspesifik peradangan sehingga terjadi pembengkakan.
  • Kadang-kadang antara mata dan kelopaknya lengket seperti dilem, terutama pad apagi hari setelah bangun tidur.
  • Sering mengerjapkan mata akibat lebih sensitive terhadap cahaya terang.
  • Produksi air mata berlebihan atau epifora.
Penularan:
  • Bersentuhan langsung dengan penderita atau berada di dekat penderita.
  • Menggunaan sesuatu yang telah dipakai oleh penderita seperti handuk dan tisu.
  • Cairan dari mulut atau hidung yang berasal dari batuk atau bersin penderita.
Pengobatan. Konjungivitis sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan dalam tempo 10-14 hari. Namun jika diobati, biasanya sudah sembuh hanya dalam waktu sekitar 3 hari.
  • Untuk Konjungivitis yang disebabkan oleh bakteri: antibiotika topical atau obat tetes atau salep, seperti Gentamysin 0,3%, Chloramphenicol 0,5%.
  • Untuk Konjungivitis karena alergi: obat tets mata antihistamin (antazoline 0,5%, naphazoline 0,05%), kortikosteroid (deksamethason 0,1%) atau kombinasi keduanya.
  • Untuk Konjungivitis karena virus: tanpa obat apapun, karena akan sembuh dengan sendirinya.
  • Jika memiliki alergi Konjungivitis: diberi obat anti alergi dalam bentuk pil, cairan, atau tetes mata.
Baca:
Gangguan Mata Bayi
Mengatasi Mata Belekan Pada Bayi
Agar Mata Bayi Tetap Berbinar
Mata Bayi Baru Lahir Lengket
Infeksi Mata Bayi Baru Lahir
Pemeriksaan Mata Pada Bayi Baru Lahir






Komentar

200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda

>  5 Tanda Autistik   88569   
>  Dana Pribadi Ibu Bekerja   29781   
>  Mengasuh Anak Autis   21378   
>  Kriteria Pengasuh yang Baik   17836