I Daftar Baru I I
Inilah Cara Pilih Sepatu Terbaik
Sepatu bukan sekadar alas kaki. Dialah yang menyangga diri kita. Oleh karenanya, pilihlah yang terbaik.
  • Bentuk sepatu sebaiknya seperti sepatu olahraga, karena bentuknya tertutup.
  • Pilih sepatu yang tepat dan sesuai dengan luas dan panjang kaki anak, terutama di area punggung kaki.
  • Sepatu harus lentur dan fleksibel. Bagian dalam sepatu sebaiknya dibuat dari bahan yang lembut untuk mencegah kaki lecet. Panjang sepatu harus dilebihkan sekitar 2,5 cm atau 1 inci (selebar ibu jari tangan) agar ada ruang gerak bagi jemari kaki.
  • Perhatikan luas kaki anak agar sepatu tidak terlalu pas. Bila sepatu terlalu sempit, akibatnya akan timbul tekanan, sehingga kaki bisa melepuh, radang, lecet dan meningkatkan jumlah keringat, serta menimbulkan gangguan gerak dan keseimbangan kaki.
  • Sol luar jangan terlalu tebal, karena dapat mempengaruhi keseimbangan anak saat berjalan. Juga, jangan licin, sehingga anak tidak mudah tergelincir.
  • Sol sepatu bagian dalam harus ada lengkungannya, karena mendekati fungsi anatomis kaki yang normal. Sedangkan sol luar harus kokoh, terutama di bagian tumit dan dapat “memegang” tumit dengan baik. Ini karena memposisikan kaki pada bentuk yang benar dan tidak menghambat pergelangan kaki untuk melangkah.
  • Bagian depan sepatu agak melengkung (naik ke atas).
  • Waktu membeli sepatu, coba pada kedua kaki dan suruh si kecil berdiri agar telapak kakinya melebar. Kemudian, suruh ia berjalan dan berlari, lalu tanyakan apakah sepatunya sudah enak dipakai atau belum.
  • Pilihlah sepatu yang mudah dipakai si kecil, seperti penutup sepatu dengan ban selempang berperekat (velkro).

Komentar
Input komentar
200 karakter tersedia
* Dengan mengklik tombol "kirim" diatas berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda
Home - Member Area - Contact Us - Privacy Policy & Disclaimer - Site Map
Portal ini berisi informasi yang bersifat umum dan tidak ditujukan menggantikan saran dokter, psikolog, konselor, terapis dan ahli lainnya.
Konsultasikan keluhan atau masalah spesifik anak Anda dan keluarga kepada ahli.
Copyright © 2012 - 2013 Ayahbunda. All rights reserved.
Dilarang menyalin, mempublikasikan dan mengutip sebagian atau seluruh isi portal tanpa seizin Ayahbunda.
Tampilan terbaik gunakan IE 7+ / Mozilla Firefox 3+