HOME
Tumbuh kembang
Artikel
Tools
Berita Ayahbunda
Album Ayahbunda
Dari Ayahbunda
Bookmark
I
Daftar Baru
I
Lupa Password
I
Aktivasi
Close
Anda sudah terlogin dalam website Ayahbunda tetapi profile Anda belum diaktivasi. Silahkan
klik disini
untuk mengirimkan ulang email aktivasi.
Artikel
Berbagi Pengalaman
Bermain dan Permainan
Gizi dan Kesehatan
Keuangan
Psikologi
Resep
Tanya - Jawab
Tips
Travelling
Fashion
Terbaru !!!
Tools
Chart
Checklist
Ebook
Games
Jurnal
Materi Presentasi
Mewarnai Buncil
Alamat Penting
Kalkulator IMT
Jadwal Imunisasi
E-Card
Komunitas
Berita Ayahbunda
Album Ayahbunda
Member Ayahbunda
Acara & Lomba
Kalender Ayahbunda
Event
Interaktif
Lomba
Sayembara
Polling
Angket
Oh Ternyata!
Bayi Bulan
Tanya Ahli
Tanya Redaksi
Group Diskusi
Belanja
Buku
Majalah
Home
» Article
» Gizi dan Kesehatan
» Keluarga
Gizi dan Kesehatan
Prakonsepsi
|
Kehamilan
|
Kelahiran
|
Bayi
|
Balita
|
Keluarga
Bookmarking
Bookmark
Already Bookmarked
Kirim ke teman
Hijaukan Bumi Dengan Buah Dan Sayur
Makanan berbahan baku nabati adalah alternatif pengganti makanan berbahan baku hewan.
Sayuran dan buah-buahan sangat baik untuk pencernaan berkat kadar serat yang tinggi. Otomatis kita telah mengurangi konsumsi lemak saturida sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat yang mengganggu kesehatan manusia.
Beragamnya sayur dan buah, membuat kita leluasa memvariasikan konsumsi sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan aneka jenis vitamin.
Harganya relatif lebih murah dan mudah didapat sehingga sesuai dengan bujet belanja rumah tangga.
Beberapa produk berbahan baku tanaman dapat juga memenuhi kebutuhan protein dan lemak, misalnya kacang-kacangan (sumber protein) dan avokad (sumber lemak).
Bila dikaitkan dengan isu lingkungan, sayuran dan buah segar tergolong makanan alami yang lebih ramah lingkungan dibanding makanan moderen, seperti daging dan ikan kalengan yang proses produksinya mengandalkan peralatan modern berbahan bakar minyak bumi.
Saran:
Beli sayuran dan buah-buahan dari pertanian yang meminimalkan penggunaan pestisida - atau tidak menggunakannya sama sekali - dan hanya menggunakan pupuk alami. Meski penampilannya sering kurang menarik, semisal berlubang bekas dimakan ulat, sayur-sayuran tersebut lebih ramah lingkungan karena tidak tercemar pestisida yang merusak tanah dan sumber air, juga berdampak positif bagi kesehatan bila dikonsumsi dalam jangka waktu panjang.
Hijaukan pekarangan atau lahan menganggur di rumah dengan menanam sayuran. Wujudkan lagi konsep ‘Dapur Hidup’ atau ‘Apotek Hidup’ yang dulu dicanangkan pemerintah.
Baca juga:
Bijak Membeli, Selamatkan Bumi
Komentar
Sedang mengambil data ...
Input komentar
200 karakter tersedia
Sedang mengirim komentar ...
* Dengan mengklik tombol "kirim" diatas berarti anda telah menyetujui
Privacy Policy & Disclaimer
kami.
Kirim ke Teman
Nama
Email
Tambah Email
Pesan
200 karakter tersedia
Sedang mengirim email ...
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda
Angket Ayahbunda
Angket Ayahbunda 2012
Tanpa Alergi Si Kecil Tumbuh Optimal
» more