I Daftar Baru I I
Tes Mengetahui Infertilitas sekunder
Anda tak selamanya selalu subur. Segala sesuatu dapat berubah setiap saat, termasuk fungsi organ reproduksi dan kesuburan Anda. Untuk mengetahui penyebab pasti infertilitas sekunder yang Anda dan pasangan alami, dokter kandungan akan meminta sejumlah tes yang harus Anda berdua jalani.

Untuk istri:
  • Tes darah, untuk mengukur kadar sejumlah senyawa tertentu di dalam darah. Contohnya, serum progesteron yang diambil pada pertengahan siklus haid, serum gonadotropin untuk mengetahui adanya gangguan pada fungsi indung telur (ovarium) yang mengganggu produksi sel telur, dan prolaktin untuk mengetahi adanya gangguan atau tumor pada kelenjar pituitari (pengontrol produksi air susu ibu).
  • Pemeriksaan medis, untuk mengetahui adanya gangguan, kelainan, sumbatan, kerusakan serta ketidaknormalan yang terjadi pada berbagai organ reproduksi. Misalnya, sumbatan pada saluran indung telur yang menyebabkan sel telur matang tidak dapat dibuahi sel sperma. Ini dilakukan antara lain dengan USG pada daerah vagina serta pemeriksaan rongga panggul.
  • Pemeriksaan tambahan, untuk menunjang hasil tes darah serta pemeriksaan medis, sehingga penyebab yang lebih spesifik dapat diketahui.
Untuk suami:
  • Pemeriksaan semen, untuk menganalisa kualitas cairan semen serta sperma, termasuk mengetahui bentuk, ukuran, kemampuan gerak sperma untuk berenang dan mencapai sel telur serta membuahinya.  
  • Pemeriksaan organ reproduksi, untuk mengetahui kemampuan testis menghasilkan sperma berkualitas baik, kemampuan penis berejakulasi, dan ada atau tidaknya sumbatan pada saluran sperma. Pemeriksaan ini dapat dilakukan beberapa kali sejalan dengan terapi yang dijalani.
Agar masalah infertilitas sekunder dapat diatasi dengan baik, Anda dan pasangan perlu membuka diri serta menjalin komunikasi yang baik. Kalau pun pada akhirnya Anda berdua tidak berhasil mendapatkan anak lagi seperti yang diharapkan, cobalah untuk menyukuri si buah hati yang sudah hadir di tengah Anda berdua.

Baca:
Waspada Infertilitas sekunder



Komentar
Input komentar
200 karakter tersedia
* Dengan mengklik tombol "kirim" diatas berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda
Home - Member Area - Contact Us - Privacy Policy & Disclaimer - Site Map
Portal ini berisi informasi yang bersifat umum dan tidak ditujukan menggantikan saran dokter, psikolog, konselor, terapis dan ahli lainnya.
Konsultasikan keluhan atau masalah spesifik anak Anda dan keluarga kepada ahli.
Copyright © 2012 - 2013 Ayahbunda. All rights reserved.
Dilarang menyalin, mempublikasikan dan mengutip sebagian atau seluruh isi portal tanpa seizin Ayahbunda.
Tampilan terbaik gunakan IE 7+ / Mozilla Firefox 3+