Berteman Dengan Hormon Kehamilan

Berteman Dengan Hormon Kehamilan Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda
Hormon adalah sejenis senyawa yang dibentuk oleh bagian tubuh tertentu, antara lain kelenjar. Dari sekian banyak jenis hormone yang terdapat dalam tubuh Anda, sebagian ‘mendadak’ aktif dan melonjak kadarnya sesaat setelah terjadi proses konsepsi atau pembuahan. Anda perlu berkenalan dengan berbagai jenis hormon kehamilan. (me)

Hormon

Penghasil

Kegunaan

Progesteron

  • Kelenjar adrenalin.
  • Otak.
  •  Plasenta selama masa kehamilan.
  • Membentuk lapisan dinding rahim untuk menyangga plasenta.
  • Mencegah kontraksi atau pengerutan otot-otot rahim sehingga menghindari persalinan dini.
  •  Membantu menyiapkan payudara untuk menyusui.
  • Menyebabkan pembuluh darah melebar.
  • Menyebabkan ‘gangguan’ kecil pada sistem pencernaan, seperti perut kembung dan sembelit.
  •   Mempengaruhi suasana hati.
  •   Meningkatkan  suhu tubuh.
  • Menyebabkan timbulnya rasa mual.

Estrogen

  • Indung telur (tepatnya bagian korpus luteum.
  • Plasenta.
  •  Menyebabkan puting payudara membesar.
  •  Merangsang pertumbuhan kelenjar susu.
  •  Membantu memperkuat dinding rahim untuk mengatasi kontraksi pada saat persalinan.
  • Melunakkan jaringan-jaringan tubuh sehingga jaringan ikan dan sendi-sendi tubuh menjadi agak regang. Keadaan antara lain menyebabkan rasa sakit punggung.

HCG (Human Chorionic Gonadotropin)

  • Lapisan jaringan luar janin.
  •  Plasenta yang terbetuk pad awal pertumbuhan janin (trofoblas).

 

Mempertahankan jaringan berwarna kuning di dalam indung telur, yang terbentuk ketika indung telur (ovarium) baru saja melepaskan sel telur, yang membuat estrogen, progesterone, dan plasenta terbentuk sepenuhnya.

HPL (Human Placental Lactogen)

Plasenta

Membantu merangsang pertumbuhan janin.

Prolaktin

Kelenjar pituitari

Membantu meningkatkan jumlah sel penghasil ASI di dalam payudara.

Oksitosin

Otak

  • Merangsang kontraksi rahim di akhir kehamilan dan selama proses persalinan berlangsung.
  • Merangsang kontraksi rahim saat ibu menyusui sehingga mempercepat penyusutan dan pemulihan rahim.
  • Merangsang kelenjar air susu untuk berproduksi.

Relaksin

Indung telur (ovarium)

  • Merangsang relaksasi otot panggul.
  • Melemaskan otot-otot mulut rahim untuk mempersiapkan proses persalinan.

Kalsitonin

Kelenjar tiroid

  •  Membantu proses pembentukan dan perkembangan tulang janin.
  •  Menghentikan transfer kalsium dari tulang ke aliran darah.

kortisol

Kelenjar adrenalin

Membantu tubuh janin agar mampu memanfaatkan aneka jenis zat nutrisi yang terkandung di dalam aliran darah.

Erotropoeitin

Ginjal

Membantu menjaga kelancaran produksi sumsum tulang janin serta sel-sel darah merah.

Tiroksin

Kelenjar tiroid

  •  Membantu pembentukan dan perkembangan sistem saraf pusat janin.
  • Meningkatkan konsumsi oksigen oleh janin.
  • Membantu janin agar mampu memetabolisme protein dan karbohidrat.

 Baca: Hormon Pelindung Janin




Komentar

200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda

>  Ayah pun Ikut Menyusui   32650   
>  7 Mitos Tentang Ayah   20652   
>  Melatih Memori Bayi   5174   

 
 border=
Berat Badan Berlebih
Apakah saat hamil Anda mengalami kenaikan berat badan yang berlebihan?
Ya
Tidak