Home » Tumbuh Kembang » Cari Content

 

Tidur Nyaman Saat Hamil



Tidur nyenyak jadi barang mewah selama hamil? Tidak, bila Anda tahu cara mengatasi pengganggunya!


  1. Sering buang air kecil di malam hari. Ini terjadi karena aliran darah meningkat dan rahim Anda yang berisi janin membesar dan menekan organ-organ di sekitarnya, termasuk kandung kemih. Akibatnya, begitu kandung kemih terisi sedikit urin, klep pembuka saluran sudah terdesak sehingga muncul dorongan buang air kecil yang terus menerus. Atasi dengan membatasi minum menjelang tidur, dan buatlah jadwal minum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi air sebanyak 2 liter sehari pada pagi hingga siang hari. Hindari minuman yang mengandung kafein karena memicu keinginan untuk buang air kecil dan biasakan buang air kecil sebelum tidur.
  2. Kebanyakan tidur siang. Kadar hormon progesteron yang meningkat selama hamil, membuat tubuh Anda merasa cepat lelah. Untuk menghalau rasa lelah Anda akan cenderung sering tidur siang, dan biasanya cukup lama. Ini membuat Anda menjadi sulit tidur pada malam hari. Atasi dengan mengurangi waktu tidur siang atau jangan tidur siang terlalu lama. Bila tidur siang, jangan terlalu sore dan bangun menjelang malam. Tata kamar tidur serta ranjang Anda sedemikian rupa sehingga menjadi lebih nyaman. Misalnya tambahkan beberapa bantal besar dan aromaterapi yang membuat Anda rileks.
  3. Cemas terhadap kehamilan. Kehamilan pertama memang kerap membuat para calon ibu merasa takut, cemas, dan khawatir. Sebab, belum berpengalaman dan belum memiliki gambaran tentang proses kehamilan, proses persalinan, maupun peran sebagai ibu yang akan dijalaninya. Semua itu menimbulkan perasaan cemas berlebihan, serta pikiran-pikiran “menakutkan” yang membuat sulit tidur. Atasi dengan berbagi dengan suami dan sahabat terdekat tentang hal-hal yang membuat Anda merasa takut, cemas, dan khawatir terhadap kehamilan, kondisi janin, atau proses persalinan yang akan Anda jalani. Coba berendam dengan air hangat untuk menghalau berbagai pikiran serta kecemasan  untuk membuat Anda merasa rileks. Lakukan berbagai kegiatan yang membuat perasaan Anda senang dan bahagia. Misalnya, melakukan hobi Anda melukis, bermain musik, atau sekadar membaca novel favorit.
  4. Mual sepanjang hari. Rasa mual dan muntah selama masa kehamilan, khususnya pada trimester pertama, dialami oleh lebih dari 70% ibu hamil. Kapan munculnya rasa mual tersebut, berbeda-beda pada setiap orang. Namun, tidak jarang rasa mual ini muncul sepanjang hari, termasuk malam hari menjelang tidur. Bahkan, ada yang menyerang semalaman sehingga membuat ibuhamil terganggu tidurnya. Atasi dengan meletakkan makanan sebagai camilan ringan di samping tempat tidur. Misalnya, krakers dan manisan buah kering. Makanlah saat Anda lapar untuk mengurangi rasa mual. Hindari  makanan yang berbumbu tajam atau terlalu pedas karena dapat memicu produksi asam lambung berlebihan dan menyebabkan rasa mual. Hindari juga makanan-makanan yang berkadar lemak tinggi, karena sulit dicerna dan membuat lambung Anda 'bekerja keras'.


Komentar

200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda

>  5 Tanda Autistik   88311   
>  Olahraga Terbaik Ibu Hamil   36108   
>  Dana Pribadi Ibu Bekerja   29607   
>  Mengasuh Anak Autis   21303