Pusar Ibu Hamil

Pusar Ibu Hamil Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda
Saat hamil, pusar biasanya tampak menonjol keluar. Hal ini normal karena ukuran janin yang semakin membesar. Namun terkadang ada yang disertai gatal dan terasa nyeri. Cari tahu seputar pusar ibuhamil di sini!

Apakah normal bila pusar saya jadi menonjol sejak hamil? Pusar biasanya mulai tampak menonjol saat kehamilan memasuki trimester ke-2, karena ukuran janin sudah cukup besar. Rahim yang ikut membesar mengikuti ukuran janin, akan mendorong perut ke arah depan sehingga pusar jadi menonjol. Selain itu, jumlah janin yang dikandung serta berat dan tinggi badan Anda,  ikut mempengaruhi besarnya tonjolan pusar. Pada beberapa ibu hamil, pusar yang menonjol ini mungkin terasa mengganggu. Tapi, jangan menempelkan plester atau selotip untuk menahan pusar. Ini akan membuat  iritasi pada kulit yang tertutup selotip atau plester tersebut.

Pusar saya yang kini menjadi seukuran koin dan kulitnya meregang, apakah setelah melahirkan dapat kembali normal? Selama hamil, memang ada sebagian ibu yang pusarnya tidak hanya menonjol tapi juga melebar. Bahkan, ukurannya bisa mencapai dua kali lipat dari ukuran awal. Ini disebabkan oleh ukuran perut yang makin besar seiring bertambahnya ukuran janin. Namun,  tidak perlu khawatir karena setelah melahirkan, bentuk dan ukuran pusar biasanya akan kembali ke bentuk semula.

Pusar saya sering terasa gatal, apakah ini berbahaya? Rasa gatal pada pusar muncul akibat kulit meregang sehingga menimbulkan iritasi. Untuk mengurangi rasa gatal, jaga kelembabkan kulit perut. Gunakan pelembab kulit yang aman untuk ibuhamil secara rutin. Seperti, pelembab yang terbuat dari minyak cocoa karena mudah diserap kulit tapi tidak menutup pori-pori. Minyak cocoa juga membuat kulit halus dan dapat membantu mencegah stretchmarks. Bila saat kehamilan memasuki trimester ke-3 dan rasa gatal di pusar kian meluas hingga ke kaki, lengan, serta bokong, bisa jadi terkena PUPP (Pruritic Urticarial Papules and Plaques of Pregnancy). Gangguan kulit ini dipicu oleh peningkatan hormon HCG (Human Chorionic Gonadatrophin) dan hormon estrogen. Selain gatal, timbulnya PUPP biasanya disertai gejala lain seperti ruam, rasa kebas, kulit kemerahan, bengkak, serta muncul bintik-bintik berisi cairan.

Apakah berbahaya bila bagian dalam pusar saya terasa nyeri? Rasa nyeri di bagian dalam pusar timbul akibat tekanan dari kulit yang mengalami peregangan kuat. Biasanya rasa nyeri ini akan terus terasa hingga masa kehamilan berakhir dan mencapai puncak rasa tidak nyaman ketika kehamilan sekitar 20 minggu. Nyeri pada bagian dalam pusar ini juga dapat terjadi sebagai efek samping dari muntah yang terus menerus. Bedanya, rasa nyeri tersebut akan hilang dalam satu atau dua hari setelah berhenti muntah-muntah. Namun, jika rasa nyeri cukup mengganggu apalagi disertai benjolan pada pusar yang menonjol, sebaiknya segera periksa ke dokter. Sebab, itu seringkali merupakan gejala hernia.

Apakah saya harus melepas anting di pusar yang telah saya pakai sejak belum hamil? Biasanya, saat kehamilan masih trimester pertama, anting di pusar belum terasa mengganggu. Tapi, bila kehamilan sudah masuk trimester ke-3 dan pusar sudah menonjol, akan mulai merasa tidak nyaman dengan anting di pusar. Jika ingin melepasnya untuk waktu yang cukup lama, lubang tindikan akan menutup sendiri. Sedangkan bila tetap ingin memakainya, sebaiknya ganti dengan anting pusar khusus untuk ibuhamil yang berukuran lebih panjang dan berbentuk melengkung sehingga memberi ruang bagi kulit untuk meregang di sekitar anting. Bagi Anda yang sebelum hamil tidak memakai anting pusar, sangat tidak dianjurkan untuk menindik pusar saat  hamil. Sebab, luka bekas tindikan sangat rentan infeksi, sementara risiko infeksi pada ibuhamil lebih tinggi karena sistem kekebalan tubuh selama hami tidak berfungsi secara optimal. Bila muncul luka di sekitar lubang tindikan, segera lepas anting pusar agar terhindari dari risiko terkena infeksi.

Benarkah anggapan yang menyatakan bila pusar saya menonjol, berarti bayi yang saya kandung laki-laki? Itu hanya mitos! Bentuk dan ukuran pusar bukan petunjuk jenis kelamin dari janin yang dikandung. Pada kenyataannya, ada ibuhamil yang pusarnya sangat menonjol tapi ternyata bayi yang dilahirkan perempuan. Bagi sejumlah orang, memang menyenangkan untuk menebak jenis kelamin janin yagn dikandung berdasarkan bentuk pusar ibu saat hamil. Tapi, itu hanya sebatas mitos. (me)







Komentar

200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda

>  5 Tanda Autistik   88550   
>  Dana Pribadi Ibu Bekerja   29762   
>  Mengasuh Anak Autis   21374   
>  Kriteria Pengasuh yang Baik   17819