Tali Pusat Terlilit

Tali Pusat Terlilit Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda
Gerakan aktif si janin dan panjangnya tali pusat menyebabkan janin bisa terlilit tali pusat. Semakin aktif janin, tali pusatnya akan tumbuh lebih panjang, normalnya panjang tali pusat 50-70 cm. Lilitan ini sifatnya sangat alamiah, meskipun tidak semua bayi mengalaminya.

Lilitan tali pusat paling sering terjadi di daerah leher. Bisa juga di ketiak atau di tangan janin. Bayi kemungkinan terlilit tali pusat pada usia ke-8 bulan kehamilan. Namun tidak menutup kemungkinan terjadi lilitan di usia 11 – 14 minggu. Lilitan ini sebenarnya tidak membahayakan, bahkan bisa terlepas kembali apalagi jika terjadi pada awal kehamilan. 20 % kasus bisa tetap melahirkan normal dengan lilitan tali pusat dan tidak membahayakan janin. Yang berbahaya bila lilitan tali pusat menjadi semakin erat dan menyebabkan penekanan atau kompresi pada pembuluh darah tali pusat.

Akibatnya, suplai darah yang mengandung oksigen dan zat makanan ke bayi akan berkurang, yang mengakibatkan bayi menjadi sesak atau hipoksia.

Penanganan Dokter
Oksigen diberikan pada ibu dalam posisi miring. Namun, bila persalinan masih akan berlangsung lama dan detak jantung janin semakin lambat, harus segera dilakukan operasi sesar.




Komentar

200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda

>  Ayah pun Ikut Menyusui   32484   
>  7 Mitos Tentang Ayah   20514   
>  Melatih Memori Bayi   4953   

 
 border=
Berat Badan Berlebih
Apakah saat hamil Anda mengalami kelebihan berat badan?
Ya
Tidak