Sperma Menuju Sel Telur

Sperma Menuju Sel Telur  Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda
Hanya dibutuhkan satu sperma untuk membuahi sel telur. Ketika pria ejakulasi, sekitar 100-300 juta sperma masuk ke dalam vagina wanita dengan kecepatan sekitar 45 km/jam.

Adu cepat mencapai sel telur. Setiap sperma unik secara genetik, artinya tidak ada dua sperma yang mengandung rangkaian gen yang sama persis. Jutaan sperma individual tersebut kini harus saling adu cepat untuk membuahi sel telur.

Di dalam vagina. Perjalanan  menuju sel telur adalah perjalanan yang berbahaya. Inilah mengapa sperma diproduksi dalam jumlah sangat banyak. Untuk berhasil membuahi sel telur, sperma harus mampu bertahan dalam lingkungan vagina wanita dan serviks. Keasaman lingkungan di dalam vagina dan serviks  melindungi wanita dari bakteri dan serangan infeksi yang berbahaya, tapi lingkungan ini juga berbahaya bagi sperma. Sperma yang lemah atau rusak tidak akan berhasil mencapai tujuannya.

Hanya 5% yang mencapai serviks. Kekuatan gravitasi, membuat jutaan sperma gugur  dan keluar dari vagina wanita, hanya 5% saja yang akan berhasil mencapai serviks. Dari 5 % tersebut, hanya sekitar 200 sperma saja yang bisa mencapai saluran Fallopi wanita.  Sperma yang berhasil mencapai saluran ini berarti telah menempuh perjalanan setengah jauh, yang dibandingkan dengan panjang sperma itu sendiri, sama dengan beberapa ratus kilometer perjalanan.   

Hanya satu sperma yang berhasil menembus sel telur. Hanya sedikit sperma yang bisa meneruskan perjalanan hingga bagian luar sel telur. Dari sperma-sperma tersebut, hanya satu yang akan berhasil menembus permukaan sel telur, meninggalkan ekornya di luar, inilah yang disebut pembuah. Pada saat itu juga, permukaan sel telur akan menjadi tak tertembus oleh sperma lainnya.

Proses pembuahan berlangsung hingga 24 jam. Setelah serangkaian perubahan komplek, yaitu 7 hari setelah pembuahan, sel telur tadi tertanam di dinding rahim. Pada saat inilah kehamilan terjadi. Sperma bisa bertahan hingga 48 jam dalam tubuh wanita. Akibatnya, pembuahan masih mungkin terjadi bahkan bila sel telur belum siap ketika sperma-sperma tersebut sudah berhasil mencapai saluran fallopi. (me)

Baca juga:
Faktor Penentu Kesuburan Pria
Memelihara Kesuburan Pria
Berbagai Kelainan Sperma



Komentar

200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda

>  Melatih Memori Bayi   8972   
>  Memahami Perspektif Bayi   2690   
>  Perubahan Dunia Ayah   1865