Bunda Sadar Menyusui

Bunda Sadar Menyusui Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda
Selama menyusui, bukan tubuh Anda yang berperan memberikan ASI, tetapi sikap, hati dan pikiran Anda untuk bayi.

Pemberian ASI bukan sekadar “saat minum susu” untuk bayi. Proses menyusui adalah seni yang membutuhkan konsentrasi dan ketulusan hati. Maka menyusui adalah salah satu proses bonding yang paling berarti antara ibu dan anak.
  • Berikan ASI secara langsung tanpa paksakan. Bayi dapat merasakan emosi ibunya. Jika Anda merasa terpaksa memberikan ASI, maka rasa itu bisa ditangkap bayi, sehingga dia pun menjadi rewel, bahkan mungkin akhirnya malas menyusu. Emosi negatif yang Anda rasakan juga bisa mempengaruhi produksi ASI. Hormone oksitosin, yang berpengaruh besar terhadap produksi ASI, akan muncul dengan sendirinya saat Anda merasa bahagia, tenang, relaks, dan tidak stres. Hormon ini juga muncul saat terjadi hubungan intim.
  • Berikan ASI saat bayi memintanya. Begitu Anda sudah tenang dan relaks, bayi juga harus tenang, karena proses menyusui merupakan proses timbale balik antara ibu dan bayi. Maka, jangan memaksanya menyusu saat dia tak ingin menyusu.
  • Rileks saja! Untuk mencapai proses menyusui yang sempurna, sebaiknya Anda juga rileks dan tenang saat menyusui.
  • Kenakan baju yang bersih dan nyaman. Kenakan baju bersih dan nyaman untuk menyusui, misalnya, baju dengan kancing depan. Lalu siapkan syal, handuk, baju atau nursing apron untuk menutupi sebagian payudara jika harus menyusui di tempat umum. Ketika mengenakan baju dan aprom menyusui, pastikan bayi tetap bisa bernapas.
  • Pastikan posisi sudah benar dan nyaman. Anda harus yakin bahwa posisi proses laktasi sudah nyaman dan benar. Perut bayi berada dalam dekapan Anda, dada Anda bertemu dengan dada bayi, hidung bayi pada posisi puting, dagu bayi pada posisi bagian bawah payudara. Cara mudah menghapalnya dengan kata-kata, “tummy to tummy, chest to chest, nose to nipple, chin to breast.”
  • Kontak mata. Kontak mata dengan bayi perlu diperhatikan, karena di sinilah proses bonding yang erat bisa terjalin. Jangan hanya sekedar memeluk dan memberikan ASI padanya, tetapi berbicaralaj lewat mata, berikan pandangan yang lembut dan penuh kasih saying. Walau masih bayi, dia bis amenangkap bahasa cinta yang terpancar melalui tatapan Anda.
  • Puting dan payudara bersih terawat. Selain untuk kepentingan bayi, jika payudara bersih dan terawat, Anda pun akan terhindar dari berbagai gangguan payuadra, seperti puting lecet. Setelahmandi, bersihkan putting dan areola dengan kapas yang telah dicelupkan air hangat. Jika akan menyusui, perah sedikit ASI lalu oleskan pada puting dan areola.
  • Jaga asupan gizi. Apa yang Anda makan dan minum akan dicicipi melalui ASI. Makanan Anda yang bergizi tinggi akan juga dirasakan manfaatnya oleh bayi. Penuhi kebutuhan Anda akan cairan dengan baik, jika perlu, baw acamilan yang sehat kemanapun Anda pergi, sebagai tambahan asupan gizi Anda.
Baca:
7 Tips Bahagia Menyusui
15 Tips Seru Menyusui





Komentar

200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda

>  5 Tanda Autistik   89226   
>  Dana Pribadi Ibu Bekerja   30236   
>  Mengasuh Anak Autis   21549   
>  Kriteria Pengasuh yang Baik   18156