Mengajarkan Balita Bersosialisasi di Sekolah

 

Sekolah adalah representasi dunia luar bagi balita. Di mana, balita akan menemukan banyak hal baru, baik aktivitas maupun lingkungan sosial baru. Bagi balita yang memasuki tahun pertama sekolah, tentunya butuh sebuah proses adaptasi untuk menghadapi perubahan-perubahan baru di sekolahnya nanti. Salah satunya adalah proses sosialisasi dengan teman-teman barunya. Dan hal ini perlu latihan dan pendampingan dari orang tua maupun guru. Latihan bisa di lakukan di rumah maupun di sekolah. Balita pun bisa cepat melalui proses adaptasinya. Apa saja latihannya?

Sopan Santun
  • Membiasakan berlaku sonpan santun di sekolah terhadap teman, guru dan karyawan sekolah, misalnya dengan mengucapkan kata “Tolong,” “Terima kasih,”Permisi,” “Maaf.”
  • Membiasakan tertib di kelas dan bersikap baik terhapad teman.
  • Pelajaran sopan santun saat makan.
  • Pelajaran sopan satun melalui dongeng.
Berbagi
  • Berbagai kue dengan teman saat makan bersama.
  • Pelajaran berbagai melalui dongeng.
  • Meminjamkan mainan atau alat tulis.
  • Kunjungan ke panti asuhan, anak diajarkan dengan mereka yang kurang beruntung.
Bergiliran Dan Antri
  • Antri cuci tangan, makan atau ke toilet.
  • Bergantian bermain ayunan atau mainan lainnya.
  • Bergiliran menjawab pertanyaan guru, menyentuh kelinci, belajar binatang, dan lain-lain.
  • Pembiasaan untuk menunggu karena keinginannya tidak selalu langsung diwujudkan.
Memahami Orang Lain Juga Punya Pendapat Dan Perasaan
  • Kera kelompok.
  • Berdiskusi untuk memperlihatkan banyak keanekaragaman jawaban dan pendapat.
  • Membiarkan anak memiliki pendapat berbeda saat belajar, missal menggambat matahari berwarna biru.
  • Mendengarkan dan meghargai karya anak.
  • Memberi anak kesempatan memilih pakaian, isi roti atau mainannya.
Bekerja Sama
  • Kerja dan bermain berkelompok.
  • Kegiatan bergotong royong.
  • Olahraga tim.
 

 



Artikel Rekomendasi