Pilihan Protokol pada Proses Bayi Tabung

Tanya: Apa arti short protocol dan long protocol dalam proses bayi tabung. Pada penderita PCOS, protokol yang mana yang digunakan?

Jawab: Proses awal program bayi tabung adalah pemeriksaan awal bagi suami isteri, yaitu pemeriksaan ultrasonografi untuk melihat kesehatan rahim dan indung telur, pemeriksaan hormon di laboratorium, screening untuk infeksi, analisa sperma, dan lain-lain. Dalam program bayi tabung terdapat dua proses yang umum dikerjakan: Short Protocol dan Long Protocol. Proses Short Protocol kurang lebih 2 minggu, akan dilakukan perangsangan pertumbuhan telur sejak hari ke-2 haid selama 2 minggu.

Selama masa stimulasi, perkembangan telur dipantau untuk memastikan bahwa dosis stimulasi yang diberikan sudah tepat. Setelah itu, dilakukan petik telur pada akhir minggu kedua, lalu proses pembuahan menggunakan sperma yang telah diambil. Embrio yang dihasilkan dari pembuahan tersebut, akan ditransfer kembali ke dalam rahim kurang lebih 3-5 hari kemudian. Proses Short Protocol biasanya lebih disarankan untuk pasien yang berisiko hiperstimulasi, seperti pada penderita PCOS (Polycystic Ovarium Syndrome).

Proses berikutnya, Long Protocol, berlangsung kurang lebih 6 minggu. Pada 4 minggu pertama akan dilakukan proses penekanan hormon di tubuh sebelum dilakukan proses selanjutnya –sama seperti Short Protocol. Penekanan hormon biasanya dilakukan dengan pemberian pil KB dan obat GnRH analog.

dr. Irham Suheimi, SpOG

    




Komentar

200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
Kirim ke Teman
Nama
Email

Pesan
200 karakter tersedia
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda

>  Melatih Memori Bayi   8972   
>  Memahami Perspektif Bayi   2690   
>  Perubahan Dunia Ayah   1865