Masuk rumah tanpa permisi, nyelonong saja ke kamar pemilik rumah, hobinya menggeledah rumah atau isi tas, atau tidak pernah mengucap terima kasih bila Anda memberinya makanan atau sesuatu. Anda tentu super cemas anak Anda akan ‘tertular’ tidak punya manners, bukan?
» detilPerilaku yang termasuk kategori bullying tidak hanya secara fisik mengasari, tetapi juga secara verbal mengejek, mencemooh, dan mentertawakan.
» detilBermain memang kegiatan bagus untuk anak, namun bila aktivitas lain seperti makan, mandi dan tidur atau istirahat tidak dilakukan, tentu bukan perilaku yang baik. Atau, tangan dan mata anak tidak pernah lepas dari alat games. Bahkan kegiatan makan pun dilakukan sambil bermain.
» detilSetiap bermain bersama si A, ada saja barang di rumah atau mainan anak Anda yang rusak –tiba-tiba boneka sudah ‘termutilasi’ menjadi beberapa bagian, atau mobilan yang dibanting dan dibongkar paksa.
» detilAnda pasti jengkel bila balita dipukul, didorong atau dicubit temannya. Bisa jadi sebenarnya saat si teman berperilaku agresif, ia tidak punya intensi untuk melukai anak Anda.
» detilTeman balita menderita sakit jantung, diabetes, atau penyakit tidak menular lainnya, tidak perlu jadi masalah besar. Tapi berbeda halnya bila temannya sedang terkena penyakit menular, seperti influenza atau cacar.
» detilBermain dan berteman dengan orang yang lebih dewasa dianggap menyenangkan bagi anak, karena bisa menginspirasi kegiatan bermain yang lebih menarik. Namun perlu juga kita membekali diri dan anak, mengingat ancaman pedofilia yang sangat berbahaya.
» detil