Anak umumnya memiliki tingkat mobilitas yang tinggi dan tingkat keseimbangan yang belum sepenuhnya matang, sehingga rentan terjatuh. Main bola, naik sepeda, atau berlarian bersama teman dapat menyebabkan anak terluka. Hal ini tentunya sering menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi orang tua, namun bukan berarti Anda terus membatasi aktifitasnya.Tetap lakukan pengawasan dan belajar bagaimana melakukan tindakan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Sehingga tak perlu panik jika balita terluka dan dia pun bisa tetap aktif bergerak.