HOME
Tumbuh kembang
Artikel
Tools
Berita Ayahbunda
Album Ayahbunda
Dari Ayahbunda
Bookmark
I
Daftar Baru
I
Lupa Password
I
Aktivasi
Close
Anda sudah terlogin dalam website Ayahbunda tetapi profile Anda belum diaktivasi. Silahkan
klik disini
untuk mengirimkan ulang email aktivasi.
Artikel
Berbagi Pengalaman
Bermain dan Permainan
Gizi dan Kesehatan
Keuangan
Psikologi
Resep
Tanya - Jawab
Tips
Travelling
Fashion
Terbaru !!!
Tools
Chart
Checklist
Ebook
Games
Jurnal
Materi Presentasi
Mewarnai Buncil
Alamat Penting
Kalkulator IMT
Jadwal Imunisasi
E-Card
Komunitas
Berita Ayahbunda
Album Ayahbunda
Member Ayahbunda
Acara & Lomba
Kalender Ayahbunda
Event
Interaktif
Lomba
Sayembara
Polling
Angket
Oh Ternyata!
Bayi Bulan
Tanya Ahli
Tanya Redaksi
Group Diskusi
Belanja
Buku
Majalah
Home
» Article
» Tips
» Bayi
Tips
Prakonsepsi
|
Kehamilan
|
Kelahiran
|
Bayi
|
Balita
|
Keluarga
Bookmarking
Bookmark
Already Bookmarked
Kirim ke teman
Cegah Bayi Alergi
Alergi tidak hanya menghantui usia anak dan dewasa. Bayi pun bisa mengalami hal ini. Bagaimana cara mengatasinya?
Beri bayi ASI eksklusif selama 6 bulan.
Bila Anda memiliki bakat alergi, setelah lewat masa menyusui:
Beri bayi susu formula khusus yang bersifat hipoalergenik.
Beril susu formula yang diperkaya zat besi (Fe) sampai bayi berumur satu tahun. Zat besi akan membantu memperkuat sistem kekebalan di dalam sel darahnya.
Mulailah memberi makanan padat pertama setelah bayi berumur lebih dari 6 bulan.
Mulailah mengenalkan makanan padat pertama dengan jenis yang sama, selama 7 hari berturut-turut. Kemudian, amati apakah timbul reaksi alergi. Kalau muncul gejala alergi, ulang pemberiannya setelah 6 bulan kemudian.
Sereal: mulailah dengan mengenalkan nasi. Beri dalam porsi kecil selama seminggu, baru kenalkan berbagai jenis sereal lainnya.
Sayuran dan buah: mulailah mengenalkan satu jenis sayuran atau buah dalam bentuk rasa asli, tanpa diberi bumbu tambahan. Jangan mengenalkan sayuran dan buah dalam bentuk campuran, untuk menghindari 2 zat alergen bersama-sama “menyerang” sistem kekebalan bayi yang masih lemah.
Sumber protein: telur bisa mulai dikenalkan setelah anak berumur 2 tahun, kacang-kacangan dan makanan laut (
seafood
) setelah balita berumur 3 tahun.
Jaga kebersihan lingkungan di dalam dan sekitar rumah. Bersihkan karpet dari debu, dan jangan memelihara hewan peliharaan.
Upayakan bayi tidak beraktivitas terlalu banyak hingga kelelahan, sebab akan menurunkan sistem kekebalannya.
Baca juga:
Orangtua Alergi, Bayi Berisiko Alergi Susu Sapi.
Bayi Gatal-gatal Karena Alergi
Mengatasi Bayi yang Alergi Telur
Kenali Gejala Alergi Susu Sapi
Siasat Makan Bayi yang Alergi Karbohidrat
Bayi Alergi Makanan
Komentar
Sedang mengambil data ...
Input komentar
200 karakter tersedia
Sedang mengirim komentar ...
* Dengan mengklik tombol "kirim" diatas berarti anda telah menyetujui
Privacy Policy & Disclaimer
kami.
Kirim ke Teman
Nama
Email
Tambah Email
Pesan
200 karakter tersedia
Sedang mengirim email ...
* Jika Anda telah login, maka email akan terkirim dengan nama Anda
Angket Ayahbunda
Angket Ayahbunda 2012
Tanpa Alergi Si Kecil Tumbuh Optimal
» more