Cek Akurasi Laman Internet

 

Sekarang ini internet memang menjadi sumber pertama para Ayah dan Bunda mencari informasi tentang apapun. Namun, jangan langsung menelan mentah-mentah semua informasi yang disajikan di internet. Belum tentu semuanya benar! Cek dulu akurasinya.

Ya! Belum tentu semua info yang ditampilkan di internet benar. Ketika laman internet dibuka dan kata kunci dimasukkan, maka akan muncul banyak info mengenai hal terkait. Dari sekian banyak info, mana yang bisa dipercaya, mana yang tidak? Cek dulu akurasinya seperti:
  • Cari tahu seberapa resmi laman tersebut. Laman resmi milik suatu lembaga atau media massa tepercaya, biasanya lebih kredibel. Misalnya, laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (organisasi profesi dokter anak),  www.ayahbunda.co.id (majalah on line).  
  • Jika laman atau blog pribadi itu dimiliki/dikelola dokter, cek apakah mencantumkan nama, izin praktik atau alamat jelas sehingga bisa dilacak kebenarannya. Selama sesuai dengan konsep kedokteran berbasis bukti, laman itu bisa dijadikan rujukan sepanjang kita tetap mencek ulang semua informasi yang diterima.
  • Hati-hati dengan laman yang tampilannya mirip jurnal kesehatan dengan menampilkan hasil riset terkini. Jika itu laman jurnal kesehatan resmi sekalipun pun, cek ulang apakah penelitian yang dipublikasikan valid, tahun berapa penelitiannya, sudah selesai atau belum.
  • Google tidak bisa dipakai sebagai rujukan medis yang kuat. Kitalah yang harus melakukan cek ulang informasi yang diterima.
  • Awas hoax! Kabar bohong di internet bisa meneror dan membuat Anda keliru bertindak. Pembuat hoax biasanya piawai, karena ia langsung menyentuh ketakutan orangtua masa kini. Dalam membuat hoax, mereka menggunakan nama seram berbau kimia seperti Hidroxilic acid atau dihidrogen monoksida, berusaha mendapat pengesahan dari sumber terpercaya seperti “Universitas terkenal di Amerika”, menakuti korbannya dengan kalimat "Sedetik saja gejala ini terlambat ditangani, nyawa pasien melayang", juga disertai imbauan agar Anda meneruskan informasi itu dengan kalimat, “Sebarkan berita ini kepada orang-orang yang kamu sayangi, sebelum semuanya terlambat!"

Jadikan informasi dari internet sebagai referensi awal, untuk Anda tanyakan lebih lanjut ke dokter Anda. Jangan langsung percaya pada satu informasi, tetapi cari kaitan beritanya di laman-laman lainnya atau tanyakan kepada teman-teman Anda. Jadilah pengguna internet yang cerdas, Bunda/Ayah!

 



Artikel Rekomendasi