Menyimpan Makanan Kemasan

 

Menyimpan makanan kemasan perlu trik tersendiri, baik kemasan yang masih utuh maupun yang sudah dibuka. Dengan menyimpan yang benar, makanan kemasan akan tetap aman untuk dikonsumsi dan terjaga kualitasnya.

Bila kemasan masih utuh. Semu amakanan bayi siap pakai telah difortivikasi atau diperkaya dengan vitamin, mineral dan aneka nutrisi penting bagi bayi. Untuk itu, hampir semuanya tidak tahan suhu panas. Jadi hindari paparan langsung sinar matahari, suhu dalam ruang penyimpanan yang tinggi dan lembab.
Bila kemasan sudah dibuka.
  • Simpan sisa makanan atau minuman bayi dalam kemasan kotak atau plastik dalam wadah kedap udara. Letakkan label, catat tanggl dibuka, dan pastikan wadah selalu tertutup rapat serta terhindar dari sinar matahari langsung. Makanan dalam bentuk bubuk tahan hingga dua minggu sejak tanggal dibuka pertama kali.
  • Simpan sisa bubur atau jus dalam kemasan botol dalam lemari pendingin (bukan freezer). Beri label yang membuat tanggal dan jam dibuka. Makanan akan tahan dalam kurun waktu 48 jam sejak dibuka yang terbuat dari daging dan kuning telur, sebaiknya dihabisakan dalam wkatu 24 jam.
  • Simpan selalu makanan siap pakai berupa bubuk, biskuit atau makanan kering lain yang telah dibuka dalam wadah tersendiri, jangan dicampur. Untuk itu, selalu sediakan kantong plastik yang dapat “dikunci” (seal) dan penjepit kemasan.

 



Artikel Rekomendasi