Bermain Gunting dan Tempel

 

Gunting hampir pasti masuk dalam 'daftar hitam' berisi nama benda berbahaya yang harus dijauhkan dari balita. Memang gunting dapat melukainya. Demikian pula dengan  lem, karena rasa ingin tahu anak yang begitu tinggi, bisa saja lem termasuk benda yang harus dikenalnya, yaitu dijilat! Meski bahaya, benda-benda ini jelas sangat bermanfaat  sampai ia besar. Berikut manfaat dari benda-benda itu:

  • Mengenal bentuk dan ukuran seperti kotak, lingkaran, persegi panjang, segitiga, atau layang-layang bisa dilakukan anak saat ia menggunting dan menempel aneka pola bentuk yang Anda buat di kertas stiker. Ketika anak menempel, sebutkan bentuk-bentuk itu sambil menunjukkan padanannya dengan benda-benda di dekat anak. Misalnya bentuk lingkaran seperti bentuk meja di ruang tamu. Bentuk kotak seperti bentuk permukaan meja makan.
  • Melatih presisi, ketika anak menggunting dengan mengikuti garis atau garis putus-putus.  Kemampuan anak menggunting tepat di garis akan sangat membantu balita melakukan segala sesuatu dengan tepat. Ini berarti otak bagian kiri mendapat rangsang.
  • Melatih kesabaran dan ketekunan saat anak menggunting bentuk-bentuk dan menempel dengan rapi. Jika si kecil tidak sabar atau tergesa-gesa, hasil guntingannya takkan rapi bahkan mungkin kertas yang sedang digunting menjadi robek.
  • Melatih koordinasi tangan dan mata merupakan tuntutan utama dalam kegiatan menggunting. Dalam aktivitas ini pandangan mata anak harus mengikuti gerakan tangan yang sedang memegang gunting agar hasil guntingannya rapi. Selain itu, menggunting dapat mendorong anak untuk menggunakan kordinasi bilateral. Yaitu dua tangan, yang masing-masing melakukan gerakan yang berbeda pada waktu yang bersamaan. Saat tangan kanan menggunting, tangan kiri memegang kertas. Koordinasi bilateral ini penting untuk merangsang kedua belahan otak.
  • Mengasah kreativitas. Jangan kaget bila tiba-tiba ia berkata, “Bunda, ini aku membuat kelinci dan yang ini wortel,” sambil menempelnya di kertas. Meski bentuk guntingannya hanya segitiga tidak beraturan, tapi hasil keseluruhannya bisa membuat Anda takjub. Dari guntingan kertas warna-warna, Anda bisa melihat hasil kreasi, imajinasi, dan ekspresinya.
  • Melatih motorik halus. Kegiatan membuka dan menutup gunting serta membuka perekat lalu menempelkan di tempat yang sudah ditentukan, membuat jari-jemari anak menjadi lebih terlatih, begitu juga dengan otot-otot tangannya. Kekuatan otot jemari sangat membantu balita untuk belajar menulis, menggambar, atau memegang sesuatu.
  • Meningkatkan kepercayaan diri. Cobalah minta tolong balita membantu Anda menggunting dan menempelkan selotip saat Anda membungkus kado. Pasti dia sangat senang dan bangga karena bisa membantu Anda. Rasa percaya dirinya tumbuh karena merasa dibutuhkan. Sering-seringlah minta bantuan anak untuk menggunting tali, menggunting kemasan makanan kecil atau merekatkan sesuatu dengan lem.  
Aman Bermain Gunting dan Tempel

 



Artikel Rekomendasi