Rambu-Rambu Main Ipad

 

Tak sedikit orangtua yang menganggap komputer tablet penyebab utama ketika balita berkembang menjadi individu yang anti sosial. Benarkah begitu, ataukah sebenarnya tuduhan itu terlalu berlebihan? Kalau betul gadget memiliki manfaat untuk tumbuh kembang anak, bagaimana seharusnya memperlakukannya?

Boleh-boleh saja anak Anda bermain dengan komputer tablet, dengan syarat…

1. Tentukan batas waktu
Di usia bayi dan balita, mata tidak dirancang melihat dalam jarak dekat dan memandang layar dua dimensi untuk waktu yang lama. Izinkan anak bermain dengan komputer tablet tak lebih dari dua jam sehari. Selebihnya, berikan kegiatan yang lebih banyak melatih motorik kasar dan eksplorasi benda sesuai bentuk aslinya.

2. Pilih aplikasi yang sesuai
Unduh aplikasi dan permainan yang memberi keuntungan pada tumbuh kembang si kecil. Misalnya, buku cerita digital yang tentunya bisa menambah kosa kota, terutama dalam bahasa asing di luar bahasa ibu. Aplikasi menggambar, mewarnai dan puzzle juga bisa
menjadi pilihan yang baik untuk Anda unduh.

3. Bermain bersama
Berperan aktiflah saat Anda menemani si kecil bermain dengan iPad atau tablet. Ajarkan untuk mengenal ragam warna, kosa kata, nama-nama binatang, juga bentuk. Bahkan saat Anda berdua memainkan Angry Birds sekalipun. Perlakukan sama seperti ketika Anda mendongeng atau membacakan buku untuknya. Misalnya, dengan meminta anak menyebutkan warna-warna yang ia lihat pada aplikasi permainan.

Namun begitu, ada hal-hal yang harus diwaspadai dari sebuah komputer tablet:

1. Konten negatif

Bila Anda suka menyaksikan video-video pendek dari Youtube, unduh child lock yang tersedia khusus untuk komputer tablet Anda. Hal ini demi menghindari anak secara tak sengaja menyentuh dan terhubung pada konten-konten yang belum layak dilihat olehnya.

2. Gelombang wi-fi
Pada dasarnya semua piranti yang menggunakan tenaga listrik memiliki gelombang elektromagnetik. Selain yang terdapat pada tablet dan ponsel Anda, gelombang elektromagnetik pada koneksi wi-fi dianggap besar, dan bisa menghambat perkembangan sel-sel syaraf anak. Bila si kecil sedang bermain-main dengan komputer tablet, matikan saja koneksi wi-fi.

3. Gejala kecanduan
Tampilan yang menarik pada layar tablet bisa menyedot minat anak. Pengendalian diri yang kurang di usia balita dapat memicu kecanduan terhadap gadget. Akibatnya,  perkembangan si kecil di beberapa aspek, terutama aspek sosial, tidak terasah. Segera
atasi dengan mengurangi waktu, atau bahkan melarangnya, bermain tablet untuk sementara waktu.

KONSULTASI : IKE R.SUGIANTO,PSI, PSIKOLOG ANAK INSTRUKTUR KLINIK TUMBUH KEMBANG ANAK POTENTIA CENTER, JAKARTA, INTERNATIONAL LICENSED BRAIN GYM.

 



Artikel Rekomendasi