Operasi Kanker Payudara Saat Hamil

 

Untuk mengurangi risiko yang lebih besar, sekecil apapun kanker payudara yang terdeteksi saat hamil, tindakan medis harus dilakukan. Tindakan yang harus dilakukan adalah operasi, kemoterapi dan radiasi. Dalam kondisi hamil, tindakan medis yang dilakukan tak hanya mempertimbangkan kondisi ibu tapi juga janin. Sebab itu, tindakan yang dilakukan harus diambil pada waktu yang tepat.

Tindakan di Trimester 1
Pada trimester pertama, sel-sel janin baru  berkembang dan kondisinya masih sangat lemah. Tindakan medis seperti operasi, dapat menganggu pertumbuhannya. Memang tak ada kaitan khusus antara operasi payudara dan rahim.  Pengaruh operasi justeru berasal dari tahap pembiusan saat kondisi ibu dilemahkan dan asupan oksigen berkurang, yang membuat  kondisi janin juga terganggu. Obat-obatan yang diberikan, termasuk kemoterapi saat trimester pertama juga bisa menghambat perkembangan organ-organ janin,  bahkan berisiko mengalami keguguran.

Tindakan di Trimester 2 dan 3
Janin sudah lebih besar dan kuat. Tindakan operasi dapat dilakukan dengan risiko yang lebih kecil untuk janin. Pemantauan kondisi janin hingga lahir juga tetap harus dilakukan intensif.

Konsultasi dr. Cahyo Novianto, M.Si.Med, Sp.B(K), Rumah Sakit,  Puri Indah, Jakarta.

 



Artikel Rekomendasi