Resiko paparan asap rokok pada anak-anak telah lama menjadi isu masalah kesehatan. Kini sebuah studi yang diterbitkan di A
rchives of Pediatric and Adolescent Medicine menambahkan risiko baru yakni infeksi telinga pada anak yang terpapar asap rokok.
Berikut rincian tentang infeksi telinga dan merokok:
- Medscape mengatakan infeksi telinga tengah disebabkan oleh cairan yang menumpuk di tabung Eustachio telinga di belakang gendang telinga. Hal ini menyebabkan nanah, peradangan, kemerahan, gendang telinga menonjol dan masalah pendengaran.
- Infeksi telinga adalah penyakit kedua yang banyak diderita oleh anak-anak, setelah infeksi pernafasan atas. Selain itu menjadi alasan paling umum mengapa orang tua membawa anaknya ke dokter.
- Menurut National Library of Medicine (NLM), penyebab tersering infeksi telinga tengah adalah alergi, pilek, infeksi sinus, tumbuh gigi, kelenjar gondok yang terinfeksi, kelenjar getah bening dan iritasi lingkungan terutama asap rokok di dalam rumah. Selain itu, karena iklim yang dingin, kurang menyusui dan pengunaan empeng.
- Infeksi telinga tengah yang tidak sembuh dengan baik dapat menyebabkan beberapa masalah berat lainnya. Seperti, vertigo, telinga berdenging terus-menerus dan rusaknya pendengaran.
- Studi pada orang tua perokok menemukan, anak-anak mereka 1,5 kali lebih mungkin mendapatkan infeksi telinga tengah. Terutama anak dari ibu yang perokok, dua kali lipat memiliki risiko infekis telinga tengah.
- Gejala infeksi telinga tengah terkadang sulit teridentifikasi. Gejala yang sering terjadi adalah, sakit telinga, telinga drainase, demam, mual, muntah dan lekas marah. (ME)