“Memang diakui, penemuan antibiotik merupakan salah satu penemuan terbesar dalam dunia kedokteran. Sampai-sampai, semua penyakit ‘dibasmi’ dengan menggunakan antibiotik karena dianggap sebagai ‘obat dewa.’ Padahal kenyataannya tidak begitu!” dr. Purnamawati, SpAK, MMPed, yang akrab disapa, dr. Wati, membuka Jumpa Pakar Ayahbunda – Pigeon bertema “Menyoal Antibiotik Untuk Anak.”
Dokter yang aktif dan giat mencerdaskan masyarakat dalam hal penggunaan obat melalui Yayasan Orang Tua Peduli, melanjutkan uraiannya mengenai penggunaan antibiotik yang tepat. “Antibiotik bukan untuk penyakit infeksi yang disebabkan virus, karena virus bukan makhluk hidup tapi hanya berupa sejenis senyawa bagian dari inti sel, sehingga tidak dapat bereproduksi. Virus harus ‘nebeng’ pada makhluk hidup untuk bisa hidup. Antibiotik hanya ampuh untuk mengobati beberapa jenis penyakit infeksi oleh bakteri. Karena tidak semua bakteri bersifat ‘jahat.’ Hanya 2% mikroorganisma atau kuman yang tergolong ‘jahat!’” Sebagai orang tua, Anda harus tahu kapan si kecil betul-betul membutuhkan antibiotik. “Pilek biasa, flu, sebagian besar batuk atau bronchitis, sebagain besar radang tenggorokan, sebagian besar infeksi telingan, dan sinusitis yang diderita anak, pada umumnya tidak membutuhkan antibiotik!” tegas dr. Wati. Karenanya, bersikaplah bijak dalam memberikan antibiotik kepada buah hati Anda.
Hebohnya kerja kelompok
Setelah para peserta Jumpa Pakar mendapat “pencerahan” tentang pemakaian antibiotik secara tepat, dipandu dr. Windhi, dokter keluarga dari Yayasan Orang Tua Peduli, para peserta diajak untuk memecahkan “kasus” secara berkelompok berkaitan dengan rasionalisasi penggunaan antibiotik. Ada kelompok yang “heboh” berdiskusi menjawab pertanyaan-pertanyaan di lembar kerja, dan ada juga kelompok yang tampak “tenang” tapi menghanyutkan. Dari semua jawaban yang masuk, ternyata ada kelompok yang memperoleh “nilai” tertinggi berdasarkan penilaian dr. Wati selaku juri. Usai pembagian hadiah kepada kelompok paling “heboh” dan kelompok paling “baik” jawabannya, Arif Tirtosudiro, Music Director and Produkction Director 94,7 UFM, Jakarta, yang menjadi MC sekaligus Moderator, memandu sesi Tanya-Jawab yang direspons dengan sangat antusias oleh semua peserta. Hingga tak terasa, 1 jam pun berlalu.
Tibalah acara yang ditunggu-tunggu para peserta. Pembagian doorprize serta pemenang bestdress. Ada 5 peserta yang beruntung mendapat doorprize dari Pigeon, serta 3 peserta mendapat doorprize dari Ayahbunda. Dan ada hadiah tambahan berupa buku bagi 2 peserta dengan pertanyaan yang bernas dari dr. Wati. Rangkaian acara hari itu ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, pembicara, dan MC sekaligus Moderator.