Cari tahu penyebab dan cara mengatasinya pada anak :
1. Asma kerap disangkut-pautkan dengan alergi.
Anak mulai sesak napas, ketika berada atau mengalami kontak langsung dengan pencetus alergi (alergen). Sebaiknya, Anda jeli mengetahui dan menghindari pemicu alergi, sebab umumnya alergen bisa berbeda-beda pada tiap anak. Debu, hawa dingin, polusi udara, dan makanan tertentu terjadi dalam beberapa kasus.
2. Polusi udara
Sering terpapar polusi udara, seperti asap kendaraan, asap kebakaran, dan asap rokok, anak berisiko terkena gangguan pernafasan. Demikian studi dari University of Southern, California, Amerika Serikat. BMKG dalam situsnya bmkg.go.id merilis data, agar waspada terjadi peningkatan potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera dan Kalimantan.
3. Perbanyak main di luar
Studi dari University of Virginia Schoole of Medicine, Amerika Serikat, menyebutkan anak yang aktif bermain dan berinteraksi di luar dengan teman-temannya cenderung lebih kecil kemungkinan terkena asma. Oleh sebab itu, yuk ajak anak agar aktif main di luar.
Di tengah tantangan stunting dan obesitas, pemahaman terhadap nutrisi dan pemilihan susu pertumbuhan yang tepat menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.... read more
Ketika filosofi Jepang tentang ketelitian dan kenyamanan hadir di meja makan keluarga, fase MPASI menjadi lebih dari sekadar rutinitas harian. ... read more