Untuk beberapa orangtua, balita yang aktif biasanya cenderung "merepotkan" karena ia suka bertanya dan gemar melakukan eksplorasi. Namun, jika direspon dengan benar, anak akan tumbuh menjadi anak yang cerdas dan berani. Tetapi, ada beberapa hal yang kadang menjadi kecemasan bagi orangtua karena bisa saja saking aktifnya ternyata balita termasuk dalam kategori anak yang hiperaktif.
Tenang! Tak semua keaktifan balita merupakan ciri dari balita yang hiperaktif, lho. Anak juga bisa terlalu aktif jika kurang jam tidur atau karena mengonsumsi makanan tertentu. Nah, untuk mengetahuinya, Anda dapat membaca beberapa artikel pilihan kami berikut ini:
Riset Boston University menunjukkan bahwa anak lebih cepat membalas perlakuan buruk dibanding menunjukkan rasa terima kasih, sehingga respons defensif ini kerap disalahartikan sebagai sifat pendendam.... read more