I Daftar Baru I I
Diskusi Ayahbunda
Topik
:
Diskusi bareng dr. Ichnandy Rachman seputar Prakonsepsi, Gejala Kehamilan Awal dan Kehamilan Pertama (Kehamilan)
Pembuat
:
Andi Maerzyda A. Th [04 Jan 2010 - 16:32]
Total Pesan
:
41 [0 pesan dari anda]
Status Diskusi
:
Closed
Moderator
:
Andi Maerzyda A. Th
Urutan
:
Re: Re: Re: Diskusi bareng dr. Ichnandy Rachman seputar Prakonsepsi, Gejala Kehamilan Awal dan Kehamilan Pertama
Halo numpang tanya ada yang punya majalah AyahBunda no 19 tahun 2009 ngga, saya sangat membutuhkan, kalo ada yang punya tolong hub saya Juliana 0817 5276 888 sms ya

--- 12 Jan 2010 15:37, Andi Maerzyda A. Th menulis:

 


Dok, berikut ini saya transfer post dari Masita:



Masita
11/01/2010 10:20



Topik: Mau hamil lagi, setelah 2 kali SC bisa normal ga ya? (Kehamilan)


Dear dr. Nandy,


 


Saya 30 th, sudah 2 kali melahirkan secara SC; anak pertama saya yang awalnya mau saya lahirkan secara norma ternyata harus SC karena tali pusat menumbung, tp 30 menit setelah lahir anak saya meinggal dunia. Selang 5 bulan kemudian, saya hamil lagi anak ke 2 karena jarak yang terlalu dekat dari SC dan belum memungkinkan untuk melahirkan normal maka untuk yang kedua kalinya saya di SC. Nah, sekarang anak kedua saya ini sudah berusia 2th dan saya berencana untuk hamil lagi tapi berharap nantinya bisa melahirkan normal. (saat ini saya blum dalam kondisi hamil ^_^). Apakah bisa saya melahirkan secara normal?


Thanx before and after dr. Nandy.


 
Re: Re: Re: Diskusi bareng dr. Ichnandy Rachman seputar Prakonsepsi, Gejala Kehamilan Awal dan Kehamilan Pertama









Halo ibu Masita, selamat atas kehamilan yang ke tiga ini. Saya akan mencoba menjelaskan secara umum sehingga dapat menjadi masukan bagi ibu Masita dan ibu-ibu lainnya yang mempunyai permasalahan yang sama.
Komplikasi utama yang ditakutkan terjadi dalam melakukan persalinan normal pada ibu-ibu dengan riwayat operasi caesar sebelumnya adalah robeknya segmen bawah rahim yang dapat menghilangkan nyawa ibu dan bayi yang dikandung seketika bila tidak dilakukan antisipasi dan penanggulangan secara cepat.
Ada beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan dokter sebelum memutuskan untuk melakukan persalinan normal pada bekas SC. Pertama terdapat beberapa faktor esensial medis (hanya dokter yang menilai) yang harus ditegakkan sebelum mempertimbangkan persalinan normal pada bekas SC, sebagai contoh : tehnik operasi SC sebelumnya, ketebalan dinding segmen bahwah rahim, jumlah air ketuban, adanya lilitan tali pusat atau tidak dan sebagainya. Selanjutnya terdapat beberapa hal umum yang menjadi bahan diskusi antara dokter dengan pasien :
  • Usia dan keadaan umum kesehatan ibu
  • Ini kehamilan tunggal atau kehamilan kembar ?
  • Posisi bayi normal atau tidak ?
  • Besar bayi sesuai kapasitas panggul ibu atau tidak?
Pada ibu dengan usia diatas 40 tahun, persentase kegagalan partus normal lebih tinggi namun hal ini juga berhubungan dengan kondisi kesehatan ibu secara umumnya. Kehamilan kembar akan beresiko lebih besar untuk robeknya rahim, begitu pula dengan posisi bayi yang tidak normal dan taksiran berat janin diatas 4000 gram. Secara umum resiko kemungkinan robeknya rahim pada kehamilan dengan riwayat SC 2x mencapai 3,7 %.

Jadi jawaban saya untuk pertanyaan ibu diatas adalah ya ibu dapat saja melahirkan secara normal, namun dengan mempertimbangkan pelbagai banyak hal sebelumnya. Saya anjurkan ibu untuk datang, dan berdiskusi lebih detil lagi dengan dokter kandungan ibu. Terima kasih.


Salam hangat,


dr. Ichnandy Rachman, SpOG

--- 12 Jan 2010 15:37, Andi Maerzyda A. Th menulis:

 


Dok, berikut ini saya transfer post dari Masita:



Masita
11/01/2010 10:20



Topik: Mau hamil lagi, setelah 2 kali SC bisa normal ga ya? (Kehamilan)


Dear dr. Nandy,


 


Saya 30 th, sudah 2 kali melahirkan secara SC; anak pertama saya yang awalnya mau saya lahirkan secara norma ternyata harus SC karena tali pusat menumbung, tp 30 menit setelah lahir anak saya meinggal dunia. Selang 5 bulan kemudian, saya hamil lagi anak ke 2 karena jarak yang terlalu dekat dari SC dan belum memungkinkan untuk melahirkan normal maka untuk yang kedua kalinya saya di SC. Nah, sekarang anak kedua saya ini sudah berusia 2th dan saya berencana untuk hamil lagi tapi berharap nantinya bisa melahirkan normal. (saat ini saya blum dalam kondisi hamil ^_^). Apakah bisa saya melahirkan secara normal?


Thanx before and after dr. Nandy.


 
Re: Re: Re: Diskusi bareng dr. Ichnandy Rachman seputar Prakonsepsi, Gejala Kehamilan Awal dan Kehamilan Pertama









Halo ibu Masita, selamat atas kehamilan yang ke tiga ini. Saya akan mencoba menjelaskan secara umum sehingga dapat menjadi masukan bagi ibu Masita dan ibu-ibu lainnya yang mempunyai permasalahan yang sama.
Komplikasi utama yang ditakutkan terjadi dalam melakukan persalinan normal pada ibu-ibu dengan riwayat operasi caesar sebelumnya adalah robeknya segmen bawah rahim yang dapat menghilangkan nyawa ibu dan bayi yang dikandung seketika bila tidak dilakukan antisipasi dan penanggulangan secara cepat.
Ada beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan dokter sebelum memutuskan untuk melakukan persalinan normal pada bekas SC. Pertama terdapat beberapa faktor esensial medis (hanya dokter yang menilai) yang harus ditegakkan sebelum mempertimbangkan persalinan normal pada bekas SC, sebagai contoh : tehnik operasi SC sebelumnya, ketebalan dinding segmen bahwah rahim, jumlah air ketuban, adanya lilitan tali pusat atau tidak dan sebagainya. Selanjutnya terdapat beberapa hal umum yang menjadi bahan diskusi antara dokter dengan pasien :
  • Usia dan keadaan umum kesehatan ibu
  • Ini kehamilan tunggal atau kehamilan kembar ?
  • Posisi bayi normal atau tidak ?
  • Besar bayi sesuai kapasitas panggul ibu atau tidak?
Pada ibu dengan usia diatas 40 tahun, persentase kegagalan partus normal lebih tinggi namun hal ini juga berhubungan dengan kondisi kesehatan ibu secara umumnya. Kehamilan kembar akan beresiko lebih besar untuk robeknya rahim, begitu pula dengan posisi bayi yang tidak normal dan taksiran berat janin diatas 4000 gram. Secara umum resiko kemungkinan robeknya rahim pada kehamilan dengan riwayat SC 2x mencapai 3,7 %.

Jadi jawaban saya untuk pertanyaan ibu diatas adalah ya ibu dapat saja melahirkan secara normal, namun dengan mempertimbangkan pelbagai banyak hal sebelumnya. Saya anjurkan ibu untuk datang, dan berdiskusi lebih detil lagi dengan dokter kandungan ibu. Terima kasih.


Salam hangat,


dr. Ichnandy Rachman, SpOG

--- 12 Jan 2010 15:37, Andi Maerzyda A. Th menulis:

 


Dok, berikut ini saya transfer post dari Masita:



Masita
11/01/2010 10:20



Topik: Mau hamil lagi, setelah 2 kali SC bisa normal ga ya? (Kehamilan)


Dear dr. Nandy,


 


Saya 30 th, sudah 2 kali melahirkan secara SC; anak pertama saya yang awalnya mau saya lahirkan secara norma ternyata harus SC karena tali pusat menumbung, tp 30 menit setelah lahir anak saya meinggal dunia. Selang 5 bulan kemudian, saya hamil lagi anak ke 2 karena jarak yang terlalu dekat dari SC dan belum memungkinkan untuk melahirkan normal maka untuk yang kedua kalinya saya di SC. Nah, sekarang anak kedua saya ini sudah berusia 2th dan saya berencana untuk hamil lagi tapi berharap nantinya bisa melahirkan normal. (saat ini saya blum dalam kondisi hamil ^_^). Apakah bisa saya melahirkan secara normal?


Thanx before and after dr. Nandy.


 
Re: Pertanyaan dari Milis: Positi Hamil, Terlanjur Minum Pil KB









Halo ibu Julie, selamat atas kehamilannya, saya mengerti kekhawatiran ibu. Perlu ibu ketahui bahwa prinsip utama pil KB adalah mencegah ovulasi (keluarnya sel telur). Dalam kasus ibu  ovulasi tetap terjadi sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan, meskipun ibu juga terlanjur mengkonsumsi pil tuntas. Adapun efek pil KB yang ibu terlanjur konsumsi harus dinilai dengan pemeriksaan kehamilan yang teratur dan menyeluruh. Efek yang timbul biasanya berkaitan dengan jenis pil yang dikonsumsi. Umumnya bila ibu mengkonsumsi makanan dan vitamin secara cukup tidak ada efek negatif pada janin.
Saya anjurkan ibu untuk kontrol teratur agar dokter kandungan bisa memastikan keadaan janin secara menyeluruh dari waktu ke waktu. Terima kasih.

Salam hangat,


dr. Ichnandy Rachman, SpOG

--- 08 Jan 2010 17:01, Andi Maerzyda A. Th menulis:
Dear dr Nandy,
ada pertanyaan dari milis (nyebrang dari Yahoogroups), URGENT! Mohon dijawab
===============================================
Nama: Julie Smart 

Tanya: Kemarin dari dokter ternyata positif hmil 8 minggu..

Langsung kaget.. soalnya dah minum pil kb u haidnya dah 5 pil..tp gak haid2
trus lanjut pil tuntas gak haid jg trus di urut juga..gak haid juga.,

Jadi kepikiran ke janin setelah dinytakan positif..apakah gak nantinya gak ada efek ya?



Re: Re: Re: Diskusi bareng dr. Ichnandy Rachman seputar Prakonsepsi, Gejala Kehamilan Awal dan Kehamilan Pertama
Dear dr. nandy,

saya 26th, menikah 10bln dan belum dikaruniai momongan.
saya mau tanya apa saja penyebab haid tidak teratur? krna haid saya tidak teratur dn siklusnya minimal 35 hari.
apakah benar haid tetap terjadi walaupun tidak terjadi ovulasi?
apa penyebab tidak terjadi ovulasi?
selama ini saya mencoba mencari masa subur dengan metode ukur suhu basal tubuh
tapi bulan ini saya temui smpai hari ke 28 suhu tubuh saya belum naik seperti ketika terjadinya ovulasi. apakah ovulasi selalu ditandai dengan kenaikan suhu basal tubuh?
satu lagi dok, hari keberapa setelah haid waktu yang tepat untuk memeriksakan diri ke dokter? apakah sesudah atau sebelum masa haid?

terima kasih sebelumnya
Home - Member Area - Contact Us - Privacy Policy & Disclaimer - Site Map
Portal ini berisi informasi yang bersifat umum dan tidak ditujukan menggantikan saran dokter, psikolog, konselor, terapis dan ahli lainnya.
Konsultasikan keluhan atau masalah spesifik anak Anda dan keluarga kepada ahli.
Copyright © 2012 - 2013 Ayahbunda. All rights reserved.
Dilarang menyalin, mempublikasikan dan mengutip sebagian atau seluruh isi portal tanpa seizin Ayahbunda.
Tampilan terbaik gunakan IE 7+ / Mozilla Firefox 3+