Nama saya Ferry Wiharsasto, ayah dari Navidz Muhammad Ramdhan (21 bulan). Ini merupakan kali pertama saya menjadi ayah. Awalnya memang agak kikuk, terutama saat menggendong Navidz. Tapi ternyata merawat dan mengurusi anak bayi itu tidak segampag yang dilihat. Betapa ribetnya saat memandikannya, menyuapinya makan, atau bahkan saat dia merengek ingin bermain ke luar rumah.
Ada satu hal yang hingga sekarang saya belum bisa melakukan dengan tulus, yaitu mengurusi saat Navidz buang air besar. Hahahaha, memang sedikit aneh.
Tapi yang membanggakan, Navidz sangat dekat dengan saya. bahkan orang-orang di sekitar kami merasa heran kenapa Navidz bisa lebih dekat sama ayah daripada sama ibunya. Tiada hari tanpa ayah, begitulah mungkin yang dipikirkan Navidz.
Saat bermain, Navidz lebih memilih saya ketimbang ibunya. Bahkan, saat dia sakit pun dia akan lebih senang kalau ditunggu sama saya. Akhirnya saya memilih untuk cuti kerja. Padahal, sebelumnya istri sudah ijin duluan.
Jadi, memang seorang ayah harus memiliki fisik yang kuat kalau memiliki anak kecil, apalagi anak cowok. Di kala pulang kerja kita masih harus bisa meladeni rengekan maupun ajakan si kecil untuk bermain walaupun sekedar bermain bola di dalam rumah.
Sebab, anak akan merasa kecewa apabila kita sebagai ayah menolak keinginannya. Terutama hal-hal yang menyangkut hobinya seperti sepakbola atau menggambar.
So, marilah kita beribadah dengan menjadikan buah hati kita agar lebih baik di kemudian hari daripada kita.
--- 29 Jun 2010 09:04, Andi Maerzyda A. Th menulis:
Serunya gagasan para ayah seputar perawatan, pengasuhan dan pendidikan anak di Ayahbunda Edisi Ayah (13/2010) yang beredar 24 Juni lalu. Anda juga punya tips berdasarkan pengalaman Anda menjadi ayah? Share di sini ya! Tentu sharing Anda akan menggugah ayah lain ikut peduli dan terus ada untuk anak-anaknya.
Jika Anda pertama kali ikut sharing online di sini, berikut langkah-langkahnya:
1. Login atau Daftar Baru (jika belum jadi member)
2. Klik "REPLY" di bawah intro diskusi ini.
3. CUT (hapus) bagian intro ini yang ada di bawah halaman posting baru Anda sebelum mengirim pertanyaan agar lebih efisien, baik secara bandwidth maupun lahan halaman web. 4. HINDARI membuat TOPIK BARU atau mengklik KIRIM PESAN untuk mengirim posting ke forum.
Selamat berdiskusi!
Andi Maerzyda A. Th.
Web Producer Ayahbunda