Ibu Dian,
Memang benar menurut WHO MP-ASI diberikan saat bayi usia 6 bulan karena sampai usia 6 bulan ASI saja dapat mencukupi kebutuhan bayi. Tetapi untuk menentukan apakah ASI masih cukup atau tidak tentunya harus dilakukan penilaian yaitu dengan melihat pertumbuhan (kenaikan berat badan) bayi tsb. Bila kita mendapatti bayi ASI eksklusif tetapi pertumbuhannya tidak sesuai/kurang dari seharusnya, maka kita harus cari penyebabnya, apakah bayi tsb sakit (diare, demam dsb) ataukah ibunya yang sakit, apakah cara menyusuinya (manajemen laktasi) sudah benar? Bila bayi maupun ibu tidak ada masalah serta cara menyusuinya benar maka kita harus mempertimbangkan apakah atau sampai pada kesimpulan memang ASI-nya kurang/tidak mencukupi lagi. Kalau terbukti seperti itu, ya kita harus berbuat sesuatu untuk mencukupi kebutuhan nutrisi bayi. Bila bayi kurang dari 4 bulan, makan satu-satunya jalan adalah memberikan tambahan PASI (sebaiknya setelah bayi diberi ASI terlebih dahulu). Tetapi bila bayi berusia lebih dari 4 bulan maka ada 2 pilihan : diberi MP-ASI bila penilaian keterampilan makan (oromotor skill : refleks ekstrusi dan 'gag' sudah mulai berkurang/menghilang) menunjukkan bayi sudah mampu menerima makanan tsb, biasanya dianjurkan untuk memberikan bubur tepung beras (sebaiknya yg diperkaya zat besi dengan konsistensi lebih encer), tetapi bila belum mampu menerima makanan/bubur tepung tsb maka yang diberikan masih PASI.
Makanan pengenalan pertama adalah bubur tepung beras (diperkaya zat besi).
Sri Nasar
--- 08 Jul 2010 16:50, egaminan menulis:
Dear dr Sri Nasar, saya meneruskan pertanyaan dari Dian Puspita:
Umur brp bulan bayi bole diberikan mpasi? Yang saya tahu (menurut WHO), anak baru boleh diberi makanan padat pd usia 6 bulan. Bagaimana menurut dokter? Lalu, bahan makanan awal apa yg baiknya diberikan?