Dear Mami Dipta,
1. Kesulitan makan sering dikeluhkan oleh para bunda. Keadaan ini biasanya terjadi pada saat-saat peralihan, misalnya dari bubur susu ke bubur nasi, dari bubur nasi ke nasi tim, dan dari nasi tim ke nasi. Pada prinsipnya membiasakan kebiasaan makan yang baik harus dimulai sejak dini. Jangan dibiasakan makan sambil bermain dan jangan mengemil karena akan membuat anak merasa kenyang sehingga menolak makanan utama. Memang harus agak tega dalam menerapkan disiplin dan konsistensi. Begitu anak merasa lapar, dia akan makan makanan yang semestinya bila kita tidak membiasakan memberikan cemilan.
2. Obat diare yang utama adalah cairan rehidrasi oral (diminum). Jadi bila anak diare, tanpa harus menunggu, harus segera berikan oralit. Selain oralit, ASI dllanjutkan, makanan yang biasa dimakan tetap dilanjutkan, pemberian probiotik, dan zinc.
3. Pertimbangan pemberian antibiotik tidak berdasarkan lama sakit, namun tergantung kemungkinan penyebab batuk dan flu tersebut. Sekitar 80% batuk dan flu disebabkan oleh virus sehingga tidak memerlukan antibiotik, namun terdapat beberapa kondisi yang dinilai penyebabnya adalah bakteri sehingga meskipun sakitnya baru 2-3 hari, dokter akan memberikan antibiotik.
Salam,
dr. Lies Dewi Nurmalia, SpA
--- 09 Dec 2010 13:56, masthurah menulis:
selamat siang...
Anak saya saat ini berusia 18 bulan. Hari ini anak saya terserang diare.. ga tau karena salah makan atau kondisi badan ga fit. Anak saya beberapa hari ini tidak doyan makan maunya cuma makan snack, kue dan kerupuk aja.. untungnya masih kuat minum susu, jadi tidak terlalu khawatir..
Kadang kalau kondisi badannya ga fit mudah terserang flu dan batuk, apalagi kalau orang-orang disekitarnya flu dan batuk.
Pertanyaan saya :
1. bagaimana mengatasi anak yang susah makan dan maunya hanya ngemil aja?
2. Kalau anak terserang diare, sampai ambang batas kondisi apa si anak harus segera diberi obat diare?
3. Kalau anak flu dan batuk lebih dari seminggu, apakah perlu diberikan antibiotik?
Terimakasih atas perhatiannya. Ditunggu jawaban dari bu dokter.
salam,
Mami Dipta