I Daftar Baru I I
Terbaru !!!
Ayahbunda edisi 11 2012
25 Mei - 10 Juni 2012
Bookmark and Share
Event [Arsip: October 2008]
Acara Ayahbunda
31 October 2008
Raising Responsible Kids
Pasangan pembicara top dari AS membagi tip mengajarkan tanggung jawab sejak usia dini. Seru dan inspiratif!

Wajah-wajah penuh ingin tahu memenuhi ruang konperensi UpperRoom Hall di kawasan jalan Thamrin, Jakarta pada hari Jumat, 31 Oktober 2008.  Para ibu dan beberapa ayah nampaknya sudah rela minta cuti sehari dari pekerjaan untuk bertemu dan menimba ilmu dari top speakers mengenai menjadi orangtua dari Amerika Serikat,  Richard dan Linda Eyre, di acara superseminar ”Raising Responsible Kids” yang diadakan majalah Ayahbunda dan Parenting Indonesia dan didukung oleh EnfagrowA+ dan EnfakidA+.

Sejak di awal sesi, dengan dipandu Arif Tirtosudiro, penyiar program Yummy Mommy di radio Ufm 94,7 Jakarta, sebagai moderator, Richard dan Linda sudah membawa suasana menjadi santai, bicara dari hati ke hati sebagai sesama orangtua, penuh gelak tawa namun sekaligus sarat dengan ilmu dan tip yang sangat berguna.

Richard meyakinkan peserta tentang pentingnya peran orang tua dalam mengasuh dan mendidik anak. Menjadi orang tua adalah karir utama. Karir lainnya, kalau ada, itu untuk mendukung karir utama. Salah satu tugas penting orang tua adalah mengajarkan tanggung jawab pada anak. Kapan saat yang tepat?
    
”Jangan ragu mengajarkan mereka bertanggung jawab. Sejak kira-kira usia 6 tahun mereka sudah dapat diajar bertanggung jawab,” ujar Richard. Bentuk tanggung jawabnya bisa di semua bidang, dan tidak perlu dengan cara kaku. Misalnya tanggung jawab pada ekonomi keluarga, Richard dan Linda tak semata mendorong anak untuk menabung. Yang penting, anak harus tahu cara mendapatkan uang untuk membeli barang yang ia inginkan. Dengan mengerti sulitnya mendapatkan barang yang diinginkan, anak bisa lebih menghargai uang dan barang, serta bertanggung jawab pada barang-barang yang dimiliki.
    
Atau pula mengajarkan tanggungj jawab dengan aturan yang berlaku dalam keluarga. Linda memberi contoh menarik. Ketika anak-anaknya bertengkar, Linda tak langsung melerai. Ia menunggu saja sampai mereka selesai. Lalu mantan pemain biola profesional itu mulai bicara, dan meminta anak-anaknya menjawab pertanyaan-pertanyaannya, “Kenapa kalian bertengkar? Mengapa kamu memukul? Mengapa kamu sampai menangis? Apa yang kamu dapat setelah bertengkar?”
          
Dengan cara ini Linda ingin mengajak anak untuk berpikir dan menyadari tindakannya, agar anak bertanggung jawab pada tindakannya. Cara ini sekaligus juga mengajarkan pada orangtua untuk tidak perlu selalu melakukan intervensi ketika anak bertengkar. Membiarkan mereka menyelesaikan sendiri masalahnya juga melatih tanggung jawab.
    
Pada acara ini pula Richard dan Linda menekankan pentingnya pengasuhan oleh kedua orangtua. Tugas pengasuhan bukan semata tugas ibu. Ayah juga punya peran yang sama dengan ibu. Pesan penting yang disampaikan oleh Richard dan Linda di akhir sesi adalah, ”The best thing you can do for your children, love their mother and love their father.The best thing you can do for your marriage, raise children together.” Ciptakan kekompakan dengan pasangan  saat mengasuh anak. Jaga keseimbangan antara keluarga, diri sendiri dan pekerjaan. ”Tanamkan keinginan untuk melakukan sesuatu yang berharga bagi keluarga, diri sendiri dan pekerjaan,” ajak Richard pada peserta.
    
Sesi tanya jawab menjadi bagian seru dalam seminar ini. Richard dan Linda sabar mendengarkan seluruh pertanyaan dan curhat dari peserta, juga Arif tak kalah sabar menerjemahkan pertanyaan dan jawabannya. Acara ditutup dengan foto bersama yang disambut antusias oleh Richard dan Linda Eyre dan seluruh peserta, dan pembagian doorprize yang membuat acara berakhir dengan lebih ceria.
Website Update
31 October 2008
Public Launching www.ayahbunda.co.id
Acara Ayahbunda
24 October 2008
Jumpa Pakar Serpong Ayahbunda - Erha
Bagaimana jika berenang yang jadi kegiatan favorit si kecil ternyata menimbulkan bentol-bentol merah yang gatal pada kulitnya?

Masalah-masalah kulit seperti itu memang tampaknya kecil, namun tidak bisa disepelekan. “Kesehatan kulit tidak kalah penting dari kesehatan organ dalam tubuh kita, apalagi sebetulnya kesehatan kulit ini lebih cepat bisa dilihat dengan mata. Dan problem kulit tidak hanya menimpa para bunda, tetapi juga anak-anak kita,” kata Tenik Hartono, Pemimpin Redaksi Majalah Ayahbunda ketika membuka acara Jumpa Pakar Ayahbunda bersama Erha Clinic, Jumat 24 Oktober 2008 di Binus School Serpong.

Sesuai dengan tema “Kupas Tuntas Problema Kulit Bayi – Balita”, para bunda pun mendapatkan kesempatan bertemu dan berdiskusi dengan dermatologist Erha Clinic, dr. Suksmagita Pratidina, SpKK. Para orang tua murid Binus Pre-school Serpong pun puas mendapat jawaban masalah kulit anak mereka dari dokter yang cantik ini.

Seperti kasus bentol-bentol merah setelah berenang yang ditanyakan oleh Bunda Lilis. Penyebabnya harus diketahui terlebih dahulu, bisa jadi itu karena kondisi badan si kecil yang tidak fit sehingga menyebabkan biduran, ketidakcocokan dengan suhu lingkungan, atau lainnya. Dalam hal ini, dokter memang harus memeriksa kondisi kulit si kecil dulu sebelum mengobati.

Lembut dan sensitif. Itulah kulit balita. Karena lembut dan sensitif, kulitnya jadi mudah infeksi akibat iritasi bahan-bahan iritan seperti detergen, sabun, popok, atau kotoran bayi itu sendiri. Dan hal itu bisa menjadi semakin parah akibat faktor keturunan (atopi). Itu sebabnya, muncul keluhan gangguan kulit si kecil, seperti eksim, bercak-bercak merah, biang keringat, eksim susu, kerak di kepala, dan sebagainya.

“Atopi adalah keadaan kulit yang rentan terkena iritasi karena adanya riwayat keluarga yang  memiliki alergi, seperti bersin-bersin di waktu pagi, atau eksim. Apabila terpapar keringat berlebih, misalnya, anak atopi akan lebih mudah terkena iritasi dan infeksi,” jelas dr. Gita, panggilan akrab sang dokter.

Lalu apa yang harus dilakukan untuk menghindari anak terkena berbagai penyakit kulit yang mungkin terjadi? Dr. Gita mengungkapkan pentingnya perawatan kulit anak untuk meminimalisir penyakit kulit. Perawatan tersebut bisa dilakukan dengan mencegah atau mengurangi paparan terhadap bahan-bahan iritan, menjaga kebersihan kulit, serta menjaga suhu air mandi mendekati suhu tubuh.

Juga, jaga kelembaban kulit si kecil dengan memberi lotion sehabis mandi. Jika kulitnya lembab, maka fungsinya sebagai pelindung akan lebih baik. Jika kena infeksi pun, lebih mudah mengalami perbaikan.

Asyik… hadiah! Selain puas mendapat banyak informasi dan jawaban seputar problema kulit bayi dan balita, para bunda pun senang kebanjiran hadiah! Berbagai doorprize dari Erha Clinic dan Ayahbunda dibagikan pada para bunda yang beruntung. Acara pun ditutup dengan foto bersama dan makan siang.
Hari Besar
02 October 2008
Idul Fitri 1 Syawal 1429 H
Hari Besar
01 October 2008
Idul Fitri 1 Syawal 1429 H
Home - Member Area - Contact Us - Privacy Policy & Disclaimer - Site Map
Portal ini berisi informasi yang bersifat umum dan tidak ditujukan menggantikan saran dokter, psikolog, konselor, terapis dan ahli lainnya.
Konsultasikan keluhan atau masalah spesifik anak Anda dan keluarga kepada ahli.
Copyright © 2012 - 2013 Ayahbunda. All rights reserved.
Dilarang menyalin, mempublikasikan dan mengutip sebagian atau seluruh isi portal tanpa seizin Ayahbunda.
Tampilan terbaik gunakan IE 7+ / Mozilla Firefox 3+