
Artika, Baim dan Abbey di Pemoretan Cover Ayahbunda 08
“Naik-naik ke puncak gunung...” tim foto cover Ayahbunda bernyanyi di mobil. Kami siap menuju rumah
Artika Sari Devi dibilangan Pulau Gadung.
Hahaha... Lagunya tidak
matching ya? Semua lagu sudah dinyanyikan dalam perjalanan 70 menit itu.
“Hi..” sapa
Baim, suami Artika, dari belakang saat
Lala Sirat menekan tombol bel. Turun dari motor tukang ojek, Baim langsung menyuruh rombongan kami masuk. Kru tim ambil posisi masing-masing.
Priscilia, sang fotografer menyiapkan kamera dan lampu.
Lala Sirat dan
Nat, penulis cerita sampul edisi ini, langsung menghampiri Artika yang sedang di
make-up di lantai atas.
“Wow...ternyata ruang pakaian Putri Indonesia dan musisi ternama juga berantakan ya?” seru Nat kepada Artika, yang kemudian membela “Ya..maklum punya bayi, mbak.” Tawa dan canda sudah ada diawal wawancara untuk cerita sampul, tampak seperti Nat dan Artika sudah kenal lama. Sampai
timeline twitter Baim jadi obrolan. “Saya masih belum mau main twitter. Nanti kayak Baim, yang setiap detik cek twitter-nya.”
“Mbak,sudah selesai make-up dan tatanan rambutnya?” tanya Lala yang tiba-tiba datang lagi. Yes! Artika sudah cantik dengan balutan
Gaudi,
Abbey, panggilan sayang untuk
Sarah Abiela Ibrahim dibalut dengan
Osh Kosh, ‘peralatan perang’ untuk memancing senyum Abbey juga sudah siap. Papa Baim dan ayah Artika pun siap kasih aba-aba senyum.
Sesi pemotrat yang hanya berlangsung 60 menit itu hampir tidak ada halangan sama sekali. Abbey hanya butuh ‘badut’ bernama Lala Sirat, gendongan Baim sambil ngobrol di depan cermin, dan boneka bayi bersuara “oek..oek..” Setiap senyuman dan ocehan Abbey akan diikuti tepukan tangan kami.
Selesai! “Terima kasih Abbey untuk senyumnya hari ini, ya!” ucap tim foto cover Ayahbunda. Kebahagian tim foto cover Ayahbunda bukan hanya sesi foto yang berjalan lancar dan hasil foto yang super duper bagus saja, tapi juga karena kami disuguhkan makan siang. Terima kasih Artika dan Baim!
Natalia Dian Pratiwi