Tamu Tak Diundang

 


Vlek atau noda darah akan muncul sepanjang kehamilan. Pahami sifatnya di tiap trimester.

TRIMESTER PERTAMA

Perdarahan implantasi 
akan terjadi pada 5 - 10 hari setelah terjadinya pembuahan. Sepertiga wanita hamil pernah  mengalaminya. Vlek yang muncul tergolong ringan dengan warna kecoklatan. Perdarahan implantasi terjadi ketika sel telur yang sudah dibuahi (embrio) berusaha melekatkan diri pada dinding rahim. Perdarahan ini akan berhenti dengan sendirinya apabila proses implantasi sukses dilakukan. 

Fluktuasi Hormon pada awal usia kehamilan dapat mengakibatkan vlek dalam jumlah tidak banyak. Ini tergolong wajar. Terjadi selama beberapa hari dalam bentuk noda berwarna merah tua atau kecoklatan, terutama saat menjelang jadwal menstruasi.

Kalau perdarahan ini tidak diikuti oleh kram perut atau rasa nyeri lainnya, Bunda tak pelu kuatir. Vlek akan berhenti dalam waktu 2 hari. Meski begitu konsultasikan perubahan apapun  yang terjadi selama masa kehamilan ini pada dokter, agar dokter dapat melakukan tes lebih lanjut bila ia menemukan hal-hal yang tidak normal.

Kehamilan Ektopik umumnya terjadi di saluran telur, meski dapat berlokasi di tempat lain. Beberapa penyebabnya antara lain, infeksi saluran telur, riwayat kehamilan ektopik sebelumnya, kelainan pada saluran telur, penggunaan alat kontrasepsi di dalam rahim, dan lain-lain. 

Perdarahan akibat kehamilan ektopik adalah jenis yang berbahaya karena embrio tumbuh di tempat yang tidak semestinya. Ketika embrio membesar, saluran telur dapat pecah sehingga mengakibatkan perdarahan yang mengancam jiwa ibu. Gejala yang muncul adalah nyeri hebat disertai perdarahan berwana merah mudah hingga merah kehitaman. Biasanya darah yang keluar tidak terlalu banyak, tetapi kehamilan ini merupakan kasus darurat sehingga butuh pembedahan. 

Keguguran  spontan atau abortus spontan, bisa terjadi karena antara lain perkembangan sel telur yang abnormal, infeksi atau penyakit kronis yang dialami calon ibu, trauma (riwayat operasi atau kecelakaan) saat hamil, serta kelainan pada rahim. Darah yang menandai abortus spontan berwarna merah tua sampai merah segar, disertai gumpalan jaringan dan disertai  nyeri kontraksi pada perut, sama seperti hendak melahirkan. Volume darah awalnya sedikit, lama kelamaan menjadi banyak. Apabila mengalami gejala seperti ini sebaiknya segera ke dokter meski tidak merasa nyeri. 

Hamil anggur, yaitu proses kehamilan yang tidak terjadi secara normal. Hasil pembuahan tidak tumbuh sebagai embrio, tetapi tumbuh sebagai gelembung-gelembung bergerombol menyerupai buah anggur. 

Gejalanya adalah perdarahan yang kadang-kadang diikuti keluarnya gelembung seukuran biji kacang hijau, mengalami anemia, ukuran rahim yang lebih besar daripada usia kehamilan, dan tidak tampak janin pada pemeriksaan USG. Hamil anggur harus segera diangkat dengan tindakan kuretase. 


 

 



Artikel Rekomendasi

post4

Tubuh Anda Saat Hamil

Mual dan muntah, payudara membesar, rahim melebar, konstipasi dan beberapa hal tak biasa akan terjadi pada tubuh saat Anda hamil. Mengapa? Ini jawabannya! ... read more