Plus Minus Tinggal di Komplek Perumahan

 

Komplek perumahan dibangun oleh instansi tertentu sebagai fasilitas untuk karyawan. Besarnya rumah disesuaikan dengan kemampuan karyawan. Pada komplek tidak ada pengembang yang mengelola perumahan.

Kelebihan:
  • Interaksi sosial bisa terjalin dengan baik  karena antara penghuni sudah saling mengenal. Hubungan kerja di kantor ditambah dengan kehidupan bertetangga di rumah membentuk keterikatan di antara mereka.
  • Terbuka dan mudah melakukan kegiatan bersama seperti arisan, membuat taman bacaan, dan menyelenggarakan aktivitas untuk anak-anak.
  • Masih memungkinkan minta tolong tetangga untuk menjaga anak, jika ada keperluan mendadak dan tidak bisa membawa anak.  
Kelemahan:
  • Tingkat keamanan tidak begitu ketat. Ada komplek yang dilengkapi dengan petugas keamanan, ada juga yang tidak, tergantung dari inisiatif penghuninya. Akses masuk juga lebih banyak, karena pemukiman jenis ini  biasanya terhubung dengan perkampungan di sekitarnya.
  • Fasilitas tidak lengkap karena kompleks perumahan dibangun bukan untuk komersil, hanya sekadar tempat tinggal.
  • Sistem kebersihan dan pengairan tidak tertata dengan baik. Semuanya berasal dari inisiatif warga penghuni komplek.
  • Area bermain terbatas. Biasanya di area kompleks hanya tersedia lapangan sekadarnya.
  • Kedekatan di antara para penghuni komplek  bisa menjadi rentan konflik. Karena mereka berasal dari satu institusi yang sama, mereka bisa  mengetahui pangkat, gaji, sampai situasi keluarga masing-masing yang tak jarang menimbulkan iri dan pertengkaran.
Baca juga:
Plus Minus Tinggal Di Cluster
Plus Minus Tinggal di Apartemen

 

Artikel Rekomendasi