I Daftar Baru I I
Terbaru !!!
Yang Akan Datang
  [11 Feb 2012]
Ketemu Komunitas - Bantu Anak Perangi Batuk Pilek
Ayahbunda edisi 3 2012
6 Februari - 19 Februari 2012
Home » Oh Ternyata
Bookmark and Share
Mohon login terlebih dahulu untuk berpartisipasi dalam rubrik Oh Ternyata!
Pertama Kali Periksa Dalam

Periksa dalam. Mendengar kata itu saja sudah membuat deg-degan. Bagaimana tidak? Ada orang asing yang melihat organ intim kita! Meski kita tahu kalau dia adalah dokter yang sedang melakukan sesuatu yang memang sudah menjadi tugasnya. Karena ini juga pengalaman pertama, Anda semakin cemas karena ditambah kebingungan karena tak tahu apa yang harus dilakukan. Langsung tiduran di meja periksa atau tunggu dokternya masuk dulu? Bunda, bagaimana pengalaman Anda saat pertama kali periksa dalam? Sharing yuk!


 
Ambar Purnama Wulan, 32 tahun
Ibu dari 1 anak
Senior Staff
Waktu pertama kali periksa dalam untuk mengetahui saya hamil atau tidak, perasaan saya tegang. Apalagi waktu itu dokter kandungan nya laki-laki. Wuih.. rasanya nano-nano deh.. Tapi untung ada suami yang nemenin, jadi gak terlalu tegang.

made suardani, 31 tahun
Menikah
taut, karena saya kira akan sakit sekali, ternyata tidak, hanya tarik nafas, lgs alatnya dimasukan ke vagina

smiley08, 32 tahun
Ibu dari 2 anak
Waktu itu saya sempet risih pas dokter bilang seperti itu karena dokter saya laki-laki. Tapi setelah saya pikir ini demi kepentingan saya juga, jadi saya hilangkan saja pikiran macam2 dan rasa risih saya. Setelah anak ke2, saya sudah tidak risih lagi...

Selviea, 26 tahun
Ibu dari 1 anak
Waktu saya berada dirumah dan hendak pergi kedokter untuk periksa dalam, saya sangat bingung dan gelisah sekali, bingung harus pakai celana atau pakai rok ya? gelisah sekali membayangkan bagaimana nantinya saya didalam ruang periksa, akirnya saya memutuskan untuk memakai celana, waktu diruang periksa saya hanya membuka celana saya sampai lutut,malu sekali rasanya, kata susternya " Bu celananya dibuka semuanya saja" berpikir ada suami dan suster berada didalam ruangan itu,akirnya saya membuka semua celana saya berbaring dan menekuk lutut saya, saya sangat takut dan malu sekali, susterpun menutup perut sampai lutut saya dengan kain dan setelah itu dokter baru beranjak dari tempat duduknya untuk memeriksa saya, saya sangat takut sekali, bagaimana ini... ternyata..... dokter hanya memegang senter untuk melihat apakah jahitan pasca bersalin saya sudah kering, atau ada sesuatu yang salah, dokter melihat sebentar dengan senter dan berkata "Iya sudah bu, jahitanya bagus, semuanya baik2 saja" aduh.... lega sekali rasanya, padahal sebelumnya saya berpikir dokter akan memasukan alat dan sebagainya, oh... saya menghembuskan nafas lega

Desytha Pradiarti Kusuma, 31 tahun
Ibu dari 2 anak
Senior Staff
baru denger istilahnya az udah takut duluan.. eh, beneran.. pas tiba saatnya, ouch sakit. kapok deh rasanya kalo harus mengalami itu lagi. jadi gak berani pasang KB spiral.. hiks.

Halaman 1 dari 5
 
 
 
Home - Member Area - Contact Us - Privacy Policy & Disclaimer - Site Map
Portal ini berisi informasi yang bersifat umum dan tidak ditujukan menggantikan saran dokter, psikolog, konselor, terapis dan ahli lainnya.
Konsultasikan keluhan atau masalah spesifik anak Anda dan keluarga kepada ahli.
Copyright © 2012 - 2013 Ayahbunda. All rights reserved.
Dilarang menyalin, mempublikasikan dan mengutip sebagian atau seluruh isi portal tanpa seizin Ayahbunda.
Tampilan terbaik gunakan IE 7+ / Mozilla Firefox 3+