Atasi Vagina Kering

 

Vagina kering akibat kurangnya cairan dalam vagina, dan bisa menyebabkan disfungsi seksual. Sering dialami wanita usia 40-59 tahun, namun bisa juga wanita muda.

Penyebab:
  • Penurunan kadar hormone estrogen saat memasuki masa perimenopause atau menopause.
  • Stress tinggi (sering terjadi pada ibu pasca bersalin).
  • Adanya penyakit di vagina dan sekitarnya, misalnya infeksi atau sjogren disease, penyakit sel imun menyerang kelenjar eksokrin yang memproduksi air mata dan liur, dan menyebabkan kekeringan di vagina.

Jika mengalami hal ini, segera ke dokter agar diperiksa dan diobati. Untuk sementara, lakukan beberapa kiat berikut:

  • Banyak minum minimal 8 gelas per hari.
  • Hindari sabun dan detergen yang dapat mengiritasi daerah selaput lendir (mukosa) vagina. Pilih yang non-kimia.
  • Diet seimbang antara lemak dan karbohidrat, agar produksi hormone estrogen cukup.
  • Minum multivitamin dan suplemen mineral.
  • Pemakaian cairan lubrikan. Saat ini aman digunakan di daerah mukosa vagina yang sensitive dan dapat dipakai dalam jangka waktu lama.
  • Konsumsi herbal mengandung isoflavon untuk mengatasi ketidak seimbangan.
  • Rajinlah merawat organ intim.

 

Artikel Rekomendasi

post4

Sukses Mendapatkan Kehamilan Kedua

Waktu dan usia memang tak bisa dicegah, seperti juga kesuburan yang berkurang atau terganggu. Tapi bukannya tak ada jalan keluar. Masih ada usaha yang dapat dilakukan.... read more