Trimester 3 yang Menegangkan

 

Foto: shutterstock

Trimester akhir kehamilan dimulai pada minggu ke 29, berakhir di minggu ke 40. Artinya bulan ke 7, 8, dan 9.
Lelah, khawatir akan keselamatan bayi, dan gembira, adalah perasaan bunda di tiga bulan terakhir masa kehamilan. Saat ini pemeriksaan rutin tetap harus dilakukan.

Bagi bunda dengan kehamilan tanpa risiko, pemeriksaan rutin masih dilakukan satu kali dalam sebulan. Namun bunda yang hamil dengan risiko, pemeriksaan akan dilakukan dua kali dalam sebulan. Itu untuk memastikan kondisi bayi dan kesehatan ibu tetap baik sampai pada saatnya melahirkan.

Di usia ini posisi janin di dalam rahim sangat penting. Dokter akan selalu memantau posisi kepala janin berada di panggul ibu, tidak pada posisi di atas (sungsang) atau melintang.
Kandungan semakin besar, tekanan pada tulang duduk dan tulang belakang semakin terasa. Posisi tidur yang paling nyaman hanya ada dua pilihan, yaitu miring ke kanan atau miring ke kiri.

Apa yang masih bisa dilakukan?

Di trimester ini bunda harus tetap aktif. “Hah? Boro-boro aktif. Jalan saja sudah bengkok!” Mungkin itu yang Anda alami. Gerakan sudah melambat dengan sendirinya, postur tubuh juga semakin tidak bagus karena Anda harus selalu menjaga keseimbangan, dengan menarik bahu ke arah belakang. Padahal ini memberi beban pada tulang punggung.

Tetapi kurang gerak bukan pilihan yang baik. Terlalu banyak berdiam diri akan membuat berat badan Anda bertambah, meningkatkan risiko diabetes gestasional, yang mengancam keselamatan janin. Di saat hamil tua ini, olah raga yang disarankan:
  • Jalan kaki rutin selama 10 menit sehari cukup. Kalau bisa lebih, maksimal 30 menit.

Saat di kantor, bila ruang kerja Anda tidak terlalu tinggi, gunakan tangga, tak perlu dengan lift. Jalan kaki ini untuk melenturkan dan menguatkan otot panggul yang penting saat proses melahirkan normal.
  • Yoga, dan pilates untuk bunda yang sudah biasa melakukannya, atau kelas aqua natal.
Perbanyak gerakan pada otot lengan, untuk memperkuat otot di bagian ini. Anda akan sering menggunakan kekuatan otot lengan untuk menggendong bayi sampai setahun ke depan.
  • Menari apa pun, tarian yang pernah Anda pelajari sejak sebelum hamil. Line dance, misalnya.
  • Berenang, bila Anda punya baju berenang untuk orang hamil.
 
Masalah kehamilan yang bisa terjadi di trimester tiga

Menjaga pola makan gizi seimbang, istirahat cukup, serta menghindari stress sangat penting dilakukan. Bunda yang membiarkan berat badan melonjak, kegemukan, kurang istirahat dan stress, akan lebih rentan mengalami gangguan saat hamil.

Berbagai komplikasi yang bisa timbul di trimester tiga ini adalah; preeklampsia, melahirkan preterm, plasenta lepas, bayi berhenti tumbuh, plasenta previa, diabetes gestasional, depresi, dan lain-lain.
 
Imma Rachmani

 

 



Artikel Rekomendasi

post4

Hamil: Waspada Berat Badan!

Jika BB Anda kurang dari 40 kg saat dinyatakan hamil, Anda kemungkinan menderita kekurangan energi kronis (KEK) atau kekurangan gizi yang lama. Bayi yang dikandung berisiko berberat lahir rendah (BBLR... read more