4 Hal yang Bunda Perlu Tahu tentang Bayi Baru Lahir

 

Ilustrasi bayi baru lahir (Freepik)

Menjadi orang tua baru merupakan pengalaman yang membahagiakan sekaligus membingungkan bagi banyak perempuan. Sederet pertanyaan muncul dalam kepala ibu, yang salah satunya terkait dengan bagaimana memahami perilaku bayi baru lahir. 

Masing-masing bayi bisa menunjukkan perilaku yang berbeda-beda. Normalnya, bayi baru lahir akan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur. Tapi ada juga karena berbagai faktor, bayi baru lahir ini menangis terus-menerus. Anda sebagai ibu tentunya segera mencari tahu apa penyebabnya. 

Beberapa hal di bawah ini adalah fakta menarik tentang bayi baru lahir yang dapat membantu Bunda untuk lebih memahaminya. 

Menangis adalah cara bayi berkomunikasi
Bayi baru akan menangis atau merengek yang menandakan bahwa ia lapar, kedinginan, ingin digendong, dan popok lembap atau kotor. Di masa awal kelahiran, Anda mungkin perlu waktu untuk belajar membedakan jenis tangisan yang mewakili masing-masing kebutuhan bayi tersebut. Namun seiring berjalannya waktu, Anda akan paham arti tangisan bayi. 

Baca juga: Terjemahkan Tangisan Bayi Baru Lahir

Kulit kering pada bayi adalah normal
Awalnya, kulit bayi baru lahir terasa lembut dan halus.Namun jangan kaget jika kondisi kulitnya berubah menjadi kering dan agak mengelupas suatu hari.

Dokter anak Laura Jana, M.D., mengatakan bahwa kulit kering pada bayi tersebut merupakan bentuk penyesuaian diri dengan udara lingkungan. "Jika kamu berendam di dalam cairan selama sembilan bulan dan kemudian keluar, kamu akan kering juga!" kata Laura seperti dikutip dari Parents.com

Anda tidak perlu melakukan penanganan apa pun untuk mengatasi kulit kering bayi. Namun jika diperlukan, gunakan losion bayi hipoalergenik yang bebas pewangi. 

Ubun-ubun bayi bisa menerima perlakuan lembut
Banyak ibu baru takut menyentuh ubun-ubun bayi, bahkan meski untuk menyisir rambutnya yang halus. Menurut dokter anak Tanya Remes Altmann., M.D., ubun-ubun atau area lunak pada tengkorak bayi ini dapat menerima sentuhan lembut. 

Baca juga: Jangan Lakukan Ini pada Bayi Baru Lahir

Jangan berharap bayi memberi Anda 'hadiah' sebelum berusia enam minggu
Anda boleh menimang bayi, berusaha mengajaknya berbicara, tapi jangan terlalu berharap ia akan memberi Anda hadiah berupa senyuman manisnya sebelum ia berusia enam minggu. Sampai masa itu, Anda adalah 'pelayan' bagi bos kecil ini.


Alika Rukhan

 



Artikel Rekomendasi