Trik Menaklukkan Anak Susah Makan Sayur

 

 
Foto: shutterstock

Gimana sih, supaya anak doyan makan sayur? Sering sekali pertanyaan ini terlontar. Beberapa ibu mengatakan tidak tahu karena tidak mengalami. Anaknya begitu mudah makan sayur, malah tidak mau makan bila tidak ada sayur.
 
Bunda yang mengalami kesulitan memberikan menu sayur untuk anaknya, kerap mati gaya. Usaha menyembunyikan sayur di dalam dadar telur, bola daging, atau nuget sejauh ini berhasil. Tapi kapan anak bisa menikmati makan sayur bening bayam, tumis brokoli, dan sup buncis?
 
Bunda, kalau anak Anda sekarang usianya masih balita, Anda masih bisa kok, membiasakannya  makan sayur.  Coba trik ini.
 
Hidangkan menu keluarga
Usia 2 tahun anak sudah dapat makan menu keluarga. Memang anak belum bisa makan makanan pedas, daging segar pun harus diolah sampai lunak agar dia bisa mengunyah. Kalau Anda menghidangkan menu ikan, harus dipastikan tidak ada duri yang tertinggal. Tapi bukan berarti Anda harus masak khusus untuk anak. Dengan menghidangkan menu keluarga, anak belajar bahwa semua orang di rumah memakan menu yang sama. Anak belajar dari meniru. Ketika dia melihat orang tua makan sayur, anak juga akan meniru.
 
Kenalkan dengan makanan baru secara perlahan
Secara alami, anak-anak mengalami fobia makanan baru. Hari ini Bunda akan memasak sayur kembang kol. Rasa kembang kol tidak disukai anak. Mungkin bentuknya juga tidak. Tapi Bunda tahu, kembang kol penting untuk memberi makan otak.
 
Perkenalkan secara perlahan. Minta anak mencicipi sup kembang kol yang Anda buat. Kalau dia belum mau, jangan dipaksa. “Coba sedikit dulu, lidahmu harus kenalan sama rasa kembang kol.  Kalau nggak suka boleh kok, dilepeh.” Anak butuh waktu untuk mengenal rasa. Kalau saat mencicipi dia tidak suka, pahami keputusannya. “Baiklah, sekarang belum suka. Kapan-kapan kalau bunda masak lagi, coba lagi ya.” Cita rasa anak mengalami perubahan. 
 
Jangan komentari kebiasaan makan anak Anda
Makan hanya sedikit, diperintah ‘makan dong sayurnya’, ‘makan jangan sambil main’ dan komentar lainnya akan membuat anak kebal dan tidak mau mendengarkan Anda. Tugas Anda adalah menyediakan menu makan seimbang, dan tanggung jawab anak adalah memakannya.
 
Buat acara makan lebih menyenangkan
Makan bersama atau makan rame-rame bisa membuat anak senang. Coba buat salad sayur. Timun, wortel, daun slada, kacang merah, jagung manis, taburi keju cedar dan salad dressing. Makanlah bersama anak. Tunjukkan bahwa Anda dapat menikmati sayur dengan gembira.

Ajak anak menyiapkan makanan
Saat Anda bersiap masak, mintalah bantuan anak untuk mengambil sayur di lemari pendingin. Minta dia mengeluarkannya dari plastik pembungkusnya, dan minta dia mencuci sayur. Ceritakan sayur yang sedang dia cuci, dan Anda akan  mengolahnya menjadi apa. Merasa terlibat dalam proses memasak, anak akan senang memakannya ketika makanan siap.
 
Kurangi junk food
Yang menentukan boleh tidaknya makanan dikonsumsi bukan anak Anda. Anda lah yang mengambil keputusan makanan apa yang boleh dibeli, misalnya Anda tidak sempat memasak. Menu makan gizi seimbang bukan tidak bisa Anda peroleh dengan cara membeli. Anda tetap bisa menyediakan sayur dan lauk dari restoran.
 
Jadilah contoh
Biasakan makan sayur di hadapan anak sejak dia masih sangat kecil. Anak yang terbiasa melihat ayah dan bundanya menikmati sayuran, akan tergoda untuk melakukannya. Nikmati gado-gado sayur, atau asinan sayur di hadapan anak. Izinkan dia mencicipi bila dia menginginkan.
 
Imma Rachmani

 
 

 



Artikel Rekomendasi