4 Hal yang Anak Perempuan Ingin Ketahui tentang Pubertas

 


Anak-anak perempuan akan mengalami pubertas ketika tiba masanya nanti. Pubertas anak perempuan ditandai dengan payudara yang mulai tumbuh dan menstruasi. 

Akan ada banyak hal yang perlu diketahui anak tentang perubahan pada tubuhnya di masa awal pubertas. Namun sebab ketidaktahuan anak, terkadang ia bingung apa yang harus ditanyakan kepada orang tuanya. 

Untuk membantu anak memahami dan menyambut masa pubertasnya, Bunda dapat menggunakan beberapa hal berikut sebagai acuan tentang apa saja yang perlu anak ketahui. Setelah itu, Bunda dapat mulai mengajak anak berbicara untuk memberikan penjelasan. 

1. Bagaimana cara memberi tahu orang tua kalau sudah mendapatkan haid pertama?
Normal bagi anak untuk merasa malu menyampaikan kepada orang tuanya bahwa ia sudah haid. Sebagian anak bahkan mungkin tidak tahu bahwa ia mendapat haid pertama. 

Untuk menghindari rasa canggung anak ketika ia mendapatkan menstruasi pertama kali, Bunda dapat mulai mengondisikan untuk berkomunikasi pada anak. Sampaikan padanya bahwa ia akan mendapat menstruasi suatu hari nanti, sehingga tak perlu terkejut apabila masa itu tiba sewaktu-waktu. 

Kapan mulai mengatakan ini kepada anak? Tidak ada patokan waktu yang pasti, namun persiapkan ketika Bunda melihat ada tanda-tanda bahwa tunas payudara anak mulai tumbuh, dan mungkin muncul satu dua jerawat di wajahnya. 

Bantu anak juga untuk terbuka pada Anda. Selanjutnya, beri pengumuman kepada keluarga bahwa gadis kecil Anda sudah mendapat haid pertama. Keluarga tertentu merayakan haid pertama dengan makan malam atau cara lainnya. 

2. Bagaimana cara kerja pembalut dan tampon?
Anak perlu menggunakan pembalut atau tampon ketika haid pertamanya terjadi. Di awal, sebagian anak mungkin belum mengerti apa itu pembalut dan tampon. 

Pembalut adalah permukaan lembut yang terbuat dari kapas untuk memerangkap darah haid yang keluar. Sedangkan tampon dimasukkan ke dalam lubang vagina untuk mencegah darah haid mengalir keluar. 

3. Bolehkah berenang saat haid?
Diperbolehkan berenang ketika sedang haid, namun harus menggunakan tampon - tidak boleh hanya pembalut - agar baju renang tidak berdarah. Meski diperbolehkan, sebagian orang memilih untuk tidak berenang ketika sedang haid. 

4. Bagaimana jika darah merembes atau tembus dari celana?
Peristiwa 'tembus' terjadi pada hampir setiap gadis. Terkadang itu terjadi saat sedang tidak di rumah, sehingga tidak bisa langsung ganti baju. 

Katakan pada anak bahwa jika ia mengalami 'tembus', tak perlu panik. Apabila anak sedang mengenakan jaket atau sweter, lepaskan dan gunakan untuk menutupi bagian belakang yang tembus. Selanjutnya sesegera mungkin mengganti pembalut atau tampon. 

Untuk menghindari tembus, ganti pembalut atau tampon tiap 2-3 jam, dan sediakan pembalut atau tampon di tas ke mana pun anak pergi. 
Mengenakan celana dalam dan bawahan berwarna gelap juga disarankan selama menghadapi masa haid. 



ALI

 



Artikel Rekomendasi

post4

Trik Redakan Amarah

Ketika Anda marah pada seseorang atau pasangan, tenangkan diri dan berpikir sebelum bertindak. Apalagi orang yang membuat Anda marah ada dihadapan Anda, bisa-bisa suasana akan semakin memanas. ... read more