5 Perubahan yang Dialami Ayah Baru

 

Pixabay


Berikut ini beberapa perubahan yang rata-rata dialami para ayah semenjak kehadiran buah hati. 

1. Perubahan Berat Badan
Apakah Anda termasuk salah satu “mesin” pelahap sisa makanan pasangan saat hamil? Tak heran berat badan Anda ikut bertambah. Setelah kelahiran si kecil, perlahan ukuran celana pun terus bertambah. Dari penelitian Tufts University, Medford, Massachusetts, AS, ditemukan berat badan ayah bertambah hingga 20% lebih banyak setelah menjadi ayah. Pertambahan berat badan ini bisa jadi karena secara alami ayah menyiapkan energi dan kekuatan yang lebih besar untuk merawat bayinya. Tetapi, pastikan Anda tetap menjaga kesehatan. Sebab jika pertambahannya sangat signifikan, Anda akan membuka jalan bagi diabetes, jantung, kolesterol dan penyakit lainnya bersarang di dalam tubuh Anda.

2. Peningkatan Hormon
Selain perubahan berat badan, menurut jurnal Proceedings of The National Academy of Sciences, ayah juga mengalami perubahan hormon. Hormon ini yang berdampak pada caranya merawat ibu dan bayi nantinya. Hal ini berarti ayah mengalami peningkatan pada hormon estrogen, oksitosin, dan vasopressin yang bertanggung jawab untuk membantu ayah membangun ikatan batin yang lebih kuat dengan buah hatinya.

3. Performa Kerja
Ayah, apakah Anda merasakan hal ini? Menurut penelitian dari Jurnal Social Neuroscience, setelah menjadi ayah Anda akan mengalami perubahan yang signifikan pada otak. Khusus pada bagian otak yang mengatur emosi, semangat, motivasi, dan pengambilan keputusan akan mengalami perubahan besar. Perubahan tersebut akan membuat Anda memiliki motivasi yang lebih besar untuk bekerja lebih giat sebagai tulang punggung keluarga. Anda akan memacu diri Anda sendiri untuk terus menjadi lebih baik demi memenuhi kebutuhan si kecil dan istri tercinta.

4. Lingkungan Pergaulan
Sesaat setelah menjadi ayah pergaulan Anda pun mendadak berubah. Tidak secara drastis, tetapi Anda akan lebih suka menghabiskan waktu di rumah bersama si kecil. Perlahan, Anda pun mengelilingi diri Anda dengan sesama ayah baru. Hal ini secara natural terjadi dan ketika Anda berkumpul, perkembangan anak dan cara mengatasi “ulah” si kecil menjadi trending topik di Antara Anda. Percayalah, hal ini akan membantu Anda menjadi idola si kecil, lho.

5. Frekuensi Berhubungan Intim
Perubahan frekuensi berhubungan seks wajar terjadi karena hormon testosteron menurun. “Menjadi ayah dan tuntutan ketika memiliki bayi yang baru lahir membutuhkan banyak penyesuaian emosional, psikologis dan fisik. Studi kami menunjukkan bahwa ada perubahan substansial pada tubuh pria," jelas Christopher Kuzawa, peneliti utama dari Northwestern University, Illinois, AS. Umumnya setahun setelah memiliki anak, hormon tertosteron akan kembali normal dan frekuensi bercinta Anda kembali meningkat. Oleh sebab itu, Anda dan pasangan harus bekerja sama untuk membangun komunikasi dan juga kemesraan. Lakukan hal-hal spontan yang sederhana seperti berciuman, saling menatap sambil tersenyum, membantu pekerjaan istri, atau nonton berdua untuk menjaga api cinta tetap membara.

(ALI/SAN)

Baca juga :
15 Hal yang Wajib Diketahui oleh Ayah Hebat

5 Hal yang Harus Dihindari Ayah Saat Bersama Anak
Tips Menghadapi Mood Swing Istri yang Sedang Hamil 

 



Artikel Rekomendasi