7 Jenis Hernia Yang Sering Dialami Pria

 

Fotosearch


Berdasarkan letaknya, dr. Yusfa Rasyid, Sp.OG dari YPK Mandiri Women and Children Hospital, Jakarta menyebutkan ada beberapa jenis hernia yang bisa dialami pria dan wajib Anda kenali:
  1. Hernia femonalis yaitu hernia yang mencuat ke paha bagian atas
  2. Hernia insisi  yaitu hernia yang mencuat melalui bekas operasi yang belum sembuh
  3. Hernia diagfrahma yaitu hernia yang mencuat ke bagian rongga dada  melalui celah diagfragma
  4. Hernia spingelian yaitu hernia  yang mendorong jaringan ikat perut dan menonjol di dindin perut depan, kiri atau kanan
  5. Hernia epigastric yaitu hernia yang terjadi saat jaringan lemak mencuat ke ulu hati
  6. Hernia inguinalis yaitu hernia yang terjadi pada selangkangan
  7. Hernia scrotallis yaitu hernia yang masuk ke kantung buah zakar
Dari ketujuh jenis tersebut, hernia scrotalislah yang paling sering terjadi. Ketika seseorang mengalami hernia scrotalis  menahun - usus/lemak usus terjerat atau tidak dapat dimasukan kembali ke rongga perut - dapat menimbulkan rasa sakit hebat dan bahkan mengancam jiwa jika dibiarkan lebih lama.

Peningkatan tekanan dalam perut adalah faktor risiko terjadinya gangguan ini. Bisa disebabkan karena batuk berkepanjangan, sering mengejan, obesitas atau sering mengangkat benda-benda berat.

Meski demikian tidak ada ukuran pasti, di usia berapa gangguan ini bisa muncul. Bayi hingga orang berusia lanjut bisa terkena hernia. Pada bayi kasus hernia lebih sering terjadi pada bayi yang lahir prematur atau memiliki berat badan rendah ketika dilahirkan. 


Bagaimana cara penanganan hernia ?
Ada dua cara. Pertama dilakukan secara konservatif, dengan tindakan pengembalian posisi pada bagian yang menonjol dan pemakaian penyangga untuk mempertahankan isi hernia yang telah diperbaiki. Lalu kapan tindakan operatif dilakukan? Sedini mungkin sebelum komplikasi terjadi. Prinsip utama opersi yang dilakukan adalah untuk memperkuat otot perut yang lemah.
 
Cegah Hernia Dengan Lakukan hal-hal berikut !

- Hindari mengangkat beban berat secara mendadak
- Jangan duduk terlalu lama
- Jika mengalami batuk cukup lama, segera ke dokter
- Banyak makan makanan yang berserat untuk memperlancar pencernaan
- Lakukan olahraga yang dapat memperkuat dinding perut, seperti sit up dan berenang (Wita Nurfitri)

 



Artikel Rekomendasi