Cara Mengatasi Baby Blues Pada Ayah

 

Fotosearch


Jika anda mendapati sinyal-sinyal menderita baby blues dan mengalami tekanan emosi, jangan pendam. Menekan emosi justru berpotensi meningkatkan stres. Ini yang sebaiknya Anda lakukan:

- Ungkapkan perasaan Anda pada istri, baik kebahagiaan maupun keresahan dengan kehadiran anak. Merupakan langkah besar bagi pria untuk bisa bicara dari hati ke hati dengan pasangannya.

- Luangkan waktu intim berdua istri, cukup dengan kegiatan sederhana seperti pergi menonton atau makan di luar. Pastikan bayi dalam penjagaan orang yang dipercaya dan tercukupi kebutuhan ASI-nya selama Anda berdua pergi.

- Ikutlah bersama pasangan menikmati saat-saat menyenangkan bersama anak Anda, misalnya dengan mengajak anak berkomunikasi, menggelitiknya, memandikannya, memotret polahnya atau sekadar memandang saat ia tidur dengan damai.

- Walaupun memutuskan mengasuh anak berdua, tetap siapkan tenaga bantuan untuk mengurus bayi Anda, sehingga Anda dan istri masih memiliki waktu untuk beristirahat dan menikmati me time masing-masing.

- Jaga kesehatan dan asupan gizi. Pascapersalinan, Anda dan pasangan membutuhkan energi ekstra untuk menjaga anak. Konsumsilah makanan kaya protein, vitamin, dan serat. Gizi yang baik bisa membantu mengatasi stres.

- Konsultasikan pada psikolog atau psikiater jika ternyata baby blues yang Anda alami semakin berlarut-larut.

(Tim Parenting/SAN)

Baca Juga:
- 7 Alasan Hidup Pria Lebih Baik Setelah jadi Ayah
- 7 Cara Paling Oke Membangun Ikatan Kuat Ayah dan Anak
- Resep Jadi Ayah Idola

 



Artikel Rekomendasi