Anak Lebih Percaya Diri Dengan Berenang

 

Anak usia 5 tahun perlu mendapat tantangan lebih besar agar dapat mengembangkan berbagai keterampilannya. Tantangan ideal adalah belajar berenang.

Bukan saja agar tubuhnya lebih sehat, berenang juga penting untuk sarana perlindungan diri jika suatu saat harus berhubungan dengan media air.
Umumnya anak suka olahraga air. Bagi mereka, air adalah media yang menyenangkan untuk dieksplorasi. Tak heran, anak dengan mudah menguasai olahraga renang, apalagi jika dimulai pada usia 5 tahun.

Perkembangan motorik kasar dan halus anak di usia ini, dan keterampilan komunikasinya yang sudah berkembang, memungkinkannya menguasai olahraga renang dengan mengikuti kursus. Kevin Rose Nasution, mantan perenang nasional, yang juga pelatih renang anak berpendapat, bisa tidaknya anak berenang tidak berhubungan dengan bakat, tapi didapat dari latihan. Semakin si kecil menyukai olahraga ini, semakin mudah ia belajar menguasai berbagai gerakan renang.

Sebelum anak berenang, kondisi fisiknya harus prima. Orang tua mengatur jadwal anak mengikuti kursus renang dengan baik agar tidak mengganggu aktivitas hariannya.

Selain waktu kegiatan, perhatikan pula asupan gizi. Beberapa jam sebelum berenang, perutnya tak boleh kosong agar nanti tak kram perut. Anak juga tidak boleh makan besar satu jam sebelum berenang karena perutnya bisa sakit. Yang jelas, setelah berenang, pastikan perut anak terisi kembali untuk mengganti asupan energi yang hilang selama berenang. 
 
Perlengkapan wajib yang mesti dibawa adalah kacamata renang dan papan. Kacamata renang untuk melindungi mata anak dari air kaporit, sedangkan papan  membantu anak melakukan gerakan renang. Bila rambut si kecil panjang, jangan lupa mengenakan topi agar selama latihan bisa tetap fokus, tidak terganggu oleh rambutnya.

Menguasai olahraga renang, si 5 tahun memiliki rasa percaya diri yang besar. Otot anak lebih lentur, sikap  dan bentuk tubuhnya terbentuk lebih bagus.

Bagaimana keterlibatan anak usia 5 tahun dalam klub renang yang umumnya melatih anak untuk berprestasi? Boleh saja anak ikut klub renang.  Awalnya ia masuk kelas dasar, baru kemudian kelas-kelas selanjutnya. Setelah menguasai empat gaya, anak biasanya ditanya apakah ikut renang sebagai pengisi waktu atau untuk prestasi.  

Boleh-boleh saja anak usia ini mulai menjajal kemampuan mengikuti pertandingan jika ia berminat. Justru jika anak berprestasi disarankan ikut pertandingan. Selain membentuk kepercayaan diri, keberanian, sportivitas, bermacam hal anak dapatkan dengan ikut bertanding. Ia belajar sosialisasi, belajar bersaing, belajar tidak sombong dan tidak cepat puas diri jika menang dalam bertanding.

 



Artikel Rekomendasi