Cara Menjaga Kesehatan Saat Berlibur

 

Liburan harusnya menjadi kegiatan yang menyenangkan buat keluarga. Tapi kalau tiba-tiba balita jadi sakit setelah berlibur? Tentu tidak menyenangkan.

Oleh sebab itu, walaupun liburan sama dengan bersantai dan relaksasi, mungkin tidak demikian bagi bunda. Para bunda harus tetap memikirkan segalanya untuk kesehatan balita agar tetap sehat selama liburan dan setelahnya.

Bagaimana caranya? Sebelum pergi sebaiknya Anda sudah mulai ancang-ancang dengan cara memperkokoh daya tahan balita.

  • Beri gizi ekstra. Tambahan gizi terutama sekitar 2 minggu sebelum berangkat. Misalnya tambahkan porsi buah atau jusnya, perbanyak hidangan berprotein tinggi. Beri camilan yang mutu gizinya baik, seperti puding atau roti isi.
  • Vitamin. Jangan lalai untuk memberinya vitamin secara teratur setiap hari sebelum pergi berlibur. Jika perlu konsultasikan dengan dokter anak Anda vitamin apa yang sebaiknya diberikan untuk kondisi ini.
  • Istirahat yang cukup. Perhatikan lagi jadwal istirahatnya. Meski ia tetap perlu aktif, tapi hindari kegiatan yang terlalu menguras tenaga seperti berlari-lari atau main sepeda berlebihan.

Empat penyakit pasca liburan. Saat libur biasanya anak-anak pergi kesana kemari dan melakukan banyak kegiatan. Belum lagi adanya perbedaan lingkungan dan kebiasaan antara rumah dengan tempat berlibur. Jadi tak mengherankan bila ada beberapa gangguan yang lazim ‘menyertai’ anak-anak saat pulang berlibur. Ada 4 penyakit yang banyak menyerang anak-anak pasca libur yaitu :

  • Gangguan saluran pernapasan, seperti batuk-pilek dan asma. Ini karena anak terlalu lama terpapar angin dan udara dingin. Di dataran tinggi yang bersuhu dingin atau daerah yang berangin sebaiknya si kecil dipakaikan baju hangat atau jaket.
  • Sunburn atau kulit terbakar sinar matahari. Untuk mencegahnya, oleskan tabir surya di bagian tubuh yang tidak tertutup pakaian sebelum melakukan kegiatan outdoor.
  • Diare. Jangan jajan sembarangan dan makanlah secara teratur. Jika ingin jajan, pergilah ke rumah makan yang sanitasinya terjamin.
  • Gigitan serangga. Gigitan serangga bisa menimbulkan peradangan di kulit seperti merah-merah dan bentol-bentol. Oleskan cairan penangkal gigitan serangga ( insect repellant ) jika pergi ke daerah panas atau tempat yang rimbun penuh pepohonan.

Dengan tetap menjaga kebersihan, makan teratur dan istirahat yang cukup, maka kesehatan balita akan tetap terjaga. Biasakan juga balita banyak minum air putih atau jus buah, serta makan makanan berserat. Dalam perjalanan Anda bisa membawa hand sanitizer (gel atau cairan disinfektan pembersih tangan) untuk antisipasi jika tidak ada air bersih, agar kebersihan tangan balita tetap terjaga.

Selamat berlibur!

 

Artikel Rekomendasi