Ini Aturan Jam Tidur Anak

 

freepik

Jadwal tidur anak adalah salah satu hal penting yang harus dikawal dengan baik oleh orang tua. Pasalnya, tidur adalah investasi mendasar untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak.
 
Bagi bayi dan balita, pola tidur yang baik sangat penting untuk membangun kesehatan, imunitas, serta perkembangannya secara keseluruhan.
 
Sayangnya ternyata masih banyak orang tua yang mengeluhkan masalah terkait jam tidur anak, terutama di masa pandemi ini. Lantaran kedua orang tua di rumah saja karena work from home dan anak-anak juga tidak berangkat ke sekolah, maka anak-anak jadi suka lupa waktu. Mereka tidak tidur siang karena terus mengajak orang tuanya bermain. Ada pula yang mengeluhkan bahwa anak-anak jadi tidur lebih larut karena menonton TV atau bermain gadget karena tidak harus berangkat ke sekolah pagi-pagi.
 
Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), Spesialis Anak dan Konsultan Tumbuh Kembang Anak dengan tegas mengatakan bahwa jam tidur anak harus dikembalikan seperti biasa. Sebab, ketika tidur terganggu, pertumbuhan anak-anak juga akan terganggu. Di samping itu, kurang tidur juga akan mengancam imunitas anak. Padahal imun yang baik sangat dibutuhkan di saat pandemi ini.
 
“Hormon pertumbuhan itu keluarnya jam sebelas malam. Jadi, kalau anak tidurnya jam sepuluh saja, bisa kelewat itu, nggak dapat hormon pertumbuhannya. Sebab, hormon pertumbuhan ini keluarnya saat fase tidur dalam,” ujarnya. “Tidur itu ada berbagai tahapan. Tidur dalam i artinya tidur yang sudah lelap sekali. Jadi kelopak mata anak sudah tidak bergerak-gerak. Kalau dibangunkan dipanggil-panggil namanya juga susah,” jelasnya.
 
Nah, agar bisa mendapatkan hormon pertumbuhan, pertanyaannya adalah pukul berapa anak-anak harus tidur? “Anak-anak maksimal jam 9 malam harus sudah tidur, ya. Jadi mereka jam 8 sudah harus masuk kamar dan mulai rutinitas sebelum tidur seperti dibacakan buku cerita,” jawab Prof. Rini. Ia mengatakan bahwa normalnya, anak-anak akan jatuh tidur setelah 30 menit siap di kasur.
 
Selain jam tidur, jam bangun anak juga harus diatur. “Anak-anak jam 6 pagi harus sudah bangun,” ujar Rini. “Kalau belum bangun, ya harus dibangunkan,” imbuhnya. Jadwal bangun tidur ini juga berkaitan dengan berjalannya rutinitas yang lain agar tidak molor dan akhirnya menyebabkan jam tidur malam juga ikut molor.
 
Di samping itu, Rini juga mengingatkan agar anak-anak tidur siang cukup satu sampai satu setengah jam saja. “Tidur siang maksimal sampai jam 4 sore saja. Jam 4 sore itu harus sudah bangun,” tuturnya. Rini khawatir tidur siang yang terlalu lama akan menyebabkan anak jadi kesulitan tidur malam dan masih ingin aktif.
 
Mengatasi Jam Tidur yang Terlanjur Berubah
Lalu kalau jam tidurnya sudah terlanjur berubah di masa #dirumahsaja ini, apa yang bisa dilakukan? Rini dengan tegas menjawab, “ya harus dikembalikan lagi seperti semula. Nanti kalau sudah kembali masuk bersekolah juga dia akan terbiasa.”
 
Rini menyarankan agar tidur tepat waktu ini dimulai dari orang tua. “Kadang orang tuanya yang karena work from home, malam hari juga masih buka laptop di kamar,” katanya. Agar anak-anak tidur tepat waktu, Rini merekomendasikan agar anak-anak berhenti melakukan semua aktivitas seperti makan, minum susu, bermain, dan screen time satu jam sebelum waktu tidur.
 
Nah, masalah lainnya adalah ketika anak sudah terlanjur tidur larut, maka ia akan bangun siang. Rini menjawab, “Harus dibangunkan. Bangunkan saja jam 6. Mungkin nanti anak akan ngantuk dan tidur siang lebih pagi, ya gak apa. Lama-lama tubuhnya akan menyesuaikan lagi bahwa dia tidak akan tidur larut malam.” “Awalnya mungkin cranky ya, anak rewel, tapi lama-lama akan terbiasa,” tutupnya.
 
Lela Latifa
 

 

 



Artikel Rekomendasi