Mulai Usia 4 Tahun, Anak Tidak Wajib Tidur Siang

 

Foto ilustrasi: Freepik


Banyak orang tua yang berusaha membiasakan anak untuk tidur siang. Anda mungkin salah satunya. Tidur siang memang dinilai dapat memberi manfaat kesehatan untuk tubuh, baik orang dewasa maupun anak-anak. 

Namun menurut seorang dokter spesialis dan pakar tumbuh kembang anak, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), jika anak tidak mau tidur siang, sebaiknya orang tua juga tidak memaksa. Karena, waktu tidur yang utama bagi anak adalah tidur malam. Jika durasi tidur malam sudah cukup untuk anak, maka ini sudah memadai. Apalagi jika anak sudah berusia di atas 4 tahun.

Hal tersebut dijelaskan oleh Prof. Rini di acara Instagram Live Ayahbunda, Selasa, 23 Juni 2020 yang membahas tentang pola tidur anak. "Anak usia lebih dari 4 tahun harusnya tidak perlu lagi tidur siang, tapi tidur malamnya harus cukup," kata Prof. Rini.

Bagi anak-anak, kata Prof. Rini, yang dinilai dari kualitas tidur adalah tidur malam. Bukan tidur siang. Tetapi jika anak tidur siang, efeknya dapat memulihkan kondisi fisik apabila ia merasa kelelahan, atau tubuhnya menjadi lebih fresh ketika bangun. 

"Karena pada malam hari ada namanya hormon pertumbuhan. Hormon pertumbuhan itu akan menyebabkan tinggi badan anak optimal. Kalau siang hari itu tidak ada hormon pertumbuhan. Jadi di siang hari tidak dinilai kualitas tidurnya," kata Prof. Rini. 

"Hormon pertumbuhan itu kira-kira keluar jam 11 malam. Jadi kalau anak tidur jam 10 malam, sudah bisa kelewat karena dia (hormon pertumbuhan) keluar pada saat anak tidur yang dalam (deep sleep). Jadi anak-anak yang tidurnya bagus, rata-rata tinggi badannya baik," kata Prof Rini. 

Untuk mengecek apakah anak sudah memasuki fase tidur dalam, Bunda dapat mengecek dengan menyentuh bulu mata anak. Jika ketika disentuh, matanya tak lagi berkedip, berarti dia sudah mencapai tidur dalam. 

Selain itu, tanda lain anak sudah tidur dalam adalah butuh waktu lama untuk membangunkannya. Karena saat tidur dalam ini, terjadi pemulihan emosi dan kondisi psikologis anak.

Jika anak tidak cukup tidur malam, selain pertumbuhannya bisa terganggu, ia juga dapat mengalami penurunan daya tahan tubuh. 

Anda dapat menyaksikan video selengkapnya di Instagram @ayahbunda_. 

ALI




 

 



Artikel Rekomendasi