Aturan "Time Out" Untuk Disiplinkan Balita

 

Pernah menonton acara televisi Nanny 911 ketika para pengasuh anak mendisplinkan anak balita dengan mendudukkannya di kursi selama beberapa menit? Cara itu disebut teknik "time out". Ketika balita berperilaku tak semestinya dan ia tak mau mengubah perilakunya meski sudah diminta baik-baik, orangtua bisa meminta anaknya duduk di kursi dan tidak boleh meninggalkan kursi itu selama waktu yang ditentukan.

Di negara Barat, teknik itu berhasil mendisiplinkan balita. Ketika berbicara dalam seminar di Jakarta, Nanny Stella yang terkenal lewat serial TV Nanny 911 berkata, time out efektif untuk mendisiplinkan balita mulai usia 2 tahun. Dengan teknik itu, orangtua menghindari cara-cara kekerasan seperti berteriak atau memukul dalam mendisiplinkan anak.

Aturan time out
  • Time out digunakan saat anak...berperilaku tidak semestinya, dan meski sudah ditegur baik-baik ia tetap melakukannya, malah marah-marah, mengamuk, bahkan menyerang.
  • Menyiapkan kursi time out. Pilih kursi berukuran sesuai tubuh anak, sehingga ia bisa duduk aman. Orangtua dapat menggunakan kursi kecil milik anak atau sofa di ruang keluarga. Pastikan ruangan aman, berpenerangan cukup, mudah diakses tetapi tidak terlalu ramai. Intinya, ruangan yang bersahabat dan tidak menakutkan anak. Bila tidak ada kursi, sebidang area di lantai atau kamar anak juga bisa jadi tempat time out.
  • Berapa lama? Satu menit per satu tahun usia anak, artinya 1 menit untuk anak usia 1 tahun, 2 menit untuk Si 2 Tahun, 3 menit untuk Si 3 Tahun dan seterusnya. Untuk menandakan durasi time out, taruh jam weker penanda waktu di dekat anak, yang juga bisa Anda akses dari lokasi Anda.
  • Tujuan time out  memberi waktu bagi balita untuk kembali tenang serta memberi pesan padanya bahwa bila ia berperilaku tidak semestinya, ia tidak akan mendapat respons atau perhatian yang diinginkan dari Anda, kecuali jika ia bersedia berkomunikasi dan berkompromi.

Time out di luar rumah
Jika anak berperilaku tak semestinya ketika sedang bepergian, hentikan perjalanan atau stop dahulu sebelum masuk mal atau restoran. Sampaikan kepada anak perilaku seperti apa yang Anda harapkan darinya selama kunjungan tersebut. Ingatkan, Anda akan memberlakukan time out seperti di rumah bila ia berperilaku tidak semestinya. Kalau ternyata dia memang berperilaku tak semestinya di dalam restoran, tempatkan dia dalam situasi time out dalam jangka waktu sesuai usia anak.  

Agar Balita Duduk Di Kursi "Time Out"



 

Artikel Rekomendasi